KEDIRI JATIM - Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar melalui unggahan Instagram-nya mengumumkan 9 warga kota Kediri positif Covid-19 setelah melalui tes swab yang keluar, rabu 13/05/2020.

“Hari ini kita telah menerima pemeriksaan laboratorium dari BPTKL Surabaya, untuk klaster Tulungagung, ada 11 yang diswab , 9 hasil positif,” kata Abdullah Abu Bakar kepada wartawan, Rabu (13/5/2020).

Dengan adanya 9 orang ini, kasus Covid-19 di Kota Kediri mencapai 19 kasus. Pasien klaster Tulungagung 1 orang di RSUD Gambiran, 5 orang di Puskesmas Ngletih, dan 3 orang isolasi mandiri di rumah.

“Saya ingatkan lagi, buat masyarakat jangan lupa cuci tangan dan manfaatapun pakai masker,”  terang Mas Abu .

Mas ABU mengimbau semua warga Kota Kediri untuk tetap di rumah saja. Belajar, beribadah dan bekerja dari rumah, keluar rumah seperlunya saja dan selalu memakai masker, supaya virus corona penyebarannya tidak semakin meluas.

Mas ABU mengajak semua warga Kota Kediri untuk ikut mengawasi pasien positif covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Apabila kedapatan pasien keluar rumah, maka harus segera diingatkan atau dilaporkan ke perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Tim Gugus Tugas Covid-19. Pasien pun diminta sadar diri dan disiplin untuk tetap berada di rumah, selama menjalani isolasi mandiri.

Kasus Positif Corona Di Kota Kediri Bertambah 9 Orang

KEDIRI JATIM - Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar melalui unggahan Instagram-nya mengumumkan 9 warga kota Kediri positif Covid-19 setelah melalui tes swab yang keluar, rabu 13/05/2020.

“Hari ini kita telah menerima pemeriksaan laboratorium dari BPTKL Surabaya, untuk klaster Tulungagung, ada 11 yang diswab , 9 hasil positif,” kata Abdullah Abu Bakar kepada wartawan, Rabu (13/5/2020).

Dengan adanya 9 orang ini, kasus Covid-19 di Kota Kediri mencapai 19 kasus. Pasien klaster Tulungagung 1 orang di RSUD Gambiran, 5 orang di Puskesmas Ngletih, dan 3 orang isolasi mandiri di rumah.

“Saya ingatkan lagi, buat masyarakat jangan lupa cuci tangan dan manfaatapun pakai masker,”  terang Mas Abu .

Mas ABU mengimbau semua warga Kota Kediri untuk tetap di rumah saja. Belajar, beribadah dan bekerja dari rumah, keluar rumah seperlunya saja dan selalu memakai masker, supaya virus corona penyebarannya tidak semakin meluas.

Mas ABU mengajak semua warga Kota Kediri untuk ikut mengawasi pasien positif covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Apabila kedapatan pasien keluar rumah, maka harus segera diingatkan atau dilaporkan ke perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Tim Gugus Tugas Covid-19. Pasien pun diminta sadar diri dan disiplin untuk tetap berada di rumah, selama menjalani isolasi mandiri.

Tidak ada komentar