MALANG JATIM - Polisi dan TNI di Malang membagikan paket sembako kepada warga yang tidak menerima bantuan sosial (bansos). Paket sembako berupa beras, mie instan, gula pasir, telur dan minyak goreng.

Paket sembako langsung dibagikan oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833 Kota Malang Letkol (inf) Tommy Anderson dengan mendatangi satu per satu rumah penerima bantuan.

Kehadiran Polri dan TNI sungguh mengejutkan warga saat membuka pintu rumah yang didatangi. Paket sembako yang diberikan sontak membuat mereka gembira.

"Terima kasih Pak Kapolresta dan Pak Dandim untuk bantuannya," ucap Laily Perwitasari, yang tinggal di Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, itu.

Laily mengaku, dirinya merupakan keluarga penerima Rasda. Namun, sudah sejak 5 bulan ini, Rasda biasa diterima tak kunjung diberikan oleh pemerintah.

"Sudah terhenti 5 bulan, jadi nunggak 50 kg, karena setiap bulannya dapat 10 kg beras," terang ibu tiga anak ini.

Sementara Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata menuturkan, ada sebanyak 5.578 paket sembako yang dibagikan kepada keluarga yang tak menerima bansos.

Polri-TNI Kota Malang Bagikan Sembako Untuk Warga/ Foto: Muhammad Aminudin

"Menjadi tugas kami, membantu warga yang membutuhkan dan tidak mendapatkan bantuan. Ada 5.578 paket sembako yang kita bagikan dengan sasaran warga yang tidak menerima bantuan sosial," ungkap Leonardus kepada wartawan di sela pembagian paket sembako, Rabu (13/5/2020).

Mantan Wakapolrestabes Surabaya ini mengaku, pihaknya juga menyiapkan 11 ton beras, ratusan dus mie instan, gula pasir, telur, dan minyak goreng sebagai cadangan yang siap distribusikan kepada warga yang ditemukan belum menerima bantuan sosial di tengah pandemi Corona ini.

"Semua akan distribusikan secara bertahap, sampai semua masyarakat bisa terakomodir. Jika ada masyarakat yang membutuhkan sembako, bisa langsung mendatangi kampung lumbung yang sudah disiapkan di setiap RW," tandas Leonardus.

Terpisah, Dandim 0833 Kota Malang Letkol (inf) Letkol (inf) Tommy Anderson menambahkan, jika telah membentuk kampung tangguh yang tujuannya menyiapkan ketahanan pangan bagi masyarakat.

Apalagi dalam waktu dekat, akan dilaksanakan PSBB. Masyarakat yang membutuhkan bahan pangan bisa cepat bisa terakomodir.

"Kami sudah membentuk kampung tangguh untuk mengakomodir kebutuhan pangan masyarakat. Sekaligus, meningkatkan ketahanan wilayah dan kesadaran masyarakat," terang Tommy.

Kodim 0833 bersama Polresta Malang Kota terus menghimbau kesadaran masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus Corona di wilayah Kota Malang.

"Sekaligus dengan pembagian paket sembako, kami menghimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah untuk mengikuti protokol kesehatan. Seperti disiplin menerapkan physical distancing, menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar rumah," pungkas Tommy.

Polisi Dan TNI Di Malang Bagikan Sembako Kepada Warga

MALANG JATIM - Polisi dan TNI di Malang membagikan paket sembako kepada warga yang tidak menerima bantuan sosial (bansos). Paket sembako berupa beras, mie instan, gula pasir, telur dan minyak goreng.

Paket sembako langsung dibagikan oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833 Kota Malang Letkol (inf) Tommy Anderson dengan mendatangi satu per satu rumah penerima bantuan.

Kehadiran Polri dan TNI sungguh mengejutkan warga saat membuka pintu rumah yang didatangi. Paket sembako yang diberikan sontak membuat mereka gembira.

"Terima kasih Pak Kapolresta dan Pak Dandim untuk bantuannya," ucap Laily Perwitasari, yang tinggal di Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, itu.

Laily mengaku, dirinya merupakan keluarga penerima Rasda. Namun, sudah sejak 5 bulan ini, Rasda biasa diterima tak kunjung diberikan oleh pemerintah.

"Sudah terhenti 5 bulan, jadi nunggak 50 kg, karena setiap bulannya dapat 10 kg beras," terang ibu tiga anak ini.

Sementara Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata menuturkan, ada sebanyak 5.578 paket sembako yang dibagikan kepada keluarga yang tak menerima bansos.

Polri-TNI Kota Malang Bagikan Sembako Untuk Warga/ Foto: Muhammad Aminudin

"Menjadi tugas kami, membantu warga yang membutuhkan dan tidak mendapatkan bantuan. Ada 5.578 paket sembako yang kita bagikan dengan sasaran warga yang tidak menerima bantuan sosial," ungkap Leonardus kepada wartawan di sela pembagian paket sembako, Rabu (13/5/2020).

Mantan Wakapolrestabes Surabaya ini mengaku, pihaknya juga menyiapkan 11 ton beras, ratusan dus mie instan, gula pasir, telur, dan minyak goreng sebagai cadangan yang siap distribusikan kepada warga yang ditemukan belum menerima bantuan sosial di tengah pandemi Corona ini.

"Semua akan distribusikan secara bertahap, sampai semua masyarakat bisa terakomodir. Jika ada masyarakat yang membutuhkan sembako, bisa langsung mendatangi kampung lumbung yang sudah disiapkan di setiap RW," tandas Leonardus.

Terpisah, Dandim 0833 Kota Malang Letkol (inf) Letkol (inf) Tommy Anderson menambahkan, jika telah membentuk kampung tangguh yang tujuannya menyiapkan ketahanan pangan bagi masyarakat.

Apalagi dalam waktu dekat, akan dilaksanakan PSBB. Masyarakat yang membutuhkan bahan pangan bisa cepat bisa terakomodir.

"Kami sudah membentuk kampung tangguh untuk mengakomodir kebutuhan pangan masyarakat. Sekaligus, meningkatkan ketahanan wilayah dan kesadaran masyarakat," terang Tommy.

Kodim 0833 bersama Polresta Malang Kota terus menghimbau kesadaran masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus Corona di wilayah Kota Malang.

"Sekaligus dengan pembagian paket sembako, kami menghimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah untuk mengikuti protokol kesehatan. Seperti disiplin menerapkan physical distancing, menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar rumah," pungkas Tommy.

1 komentar:

  1. yg dapat bansos seharusnya rumahnya di tulisi biar semua tau yg dapat dan yg tidak dapat

    BalasHapus