SUMEDANG JABAR - Kasus Perkembangan terkait kondisi penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sumedang, hingga saat ini mengalami peningkatan dengan total jumlah pasien positif sebanyak 12 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri mengatakan hingga saat ini jumlah pasien positif berdasarkan hasil uji Polymerease Chain Reaction sebanyak 12 orang.

"Dari total 12 orang pasien terkonfirmasi positif swaab, 2 orang di antaranya telah selesai dan dinyatakan sembuh yaitu dari Kecamatan Darmaraja dan jatinangor. Dan 10 orang pasien lainnya diisolasi di RSUD Sumedang," Kata Iwa kepada wartawan, Kamis (21/5/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test, kata Iwa saat ini sebanyak 7 orang, dimana kategori reaktif rapid test ini dipilah menjadi ODP reaktif dan PDP reaktif.

"ODP reaktif rapid test yaitu tidak bergejala, jumlahnya sebanyak 3 orang. Dan PDP reaktif rapid test yaitu adanya gejala klinis pneumonia atau comorbid penyakit tertentu, jumlahnya sebanyak 4 orang," ucap Iwa.

Menurutnya hasil rapid test reaktif belum tentu positif terpapar COVID-19. Untuk membuktikannya harus dilanjutkan dengan uji Polymerase Chain Reaction atau Swab.

"Pasien yang meninggal dengan status reaktif Rapid test, walaupun belum tentu positif COVID -19, namun pemulasaraannya dilaksanakan menggunakan standar protokol COVID-19, dengan tujuan untuk melindungi masyarakat agar tidak terpapar bila ternyata jenazah yang bersangkutan positif COVID-19," ucap Iwa.

Pasien Positif Corona Di Sumedang Bertambah Menjadi 12 Orang

SUMEDANG JABAR - Kasus Perkembangan terkait kondisi penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sumedang, hingga saat ini mengalami peningkatan dengan total jumlah pasien positif sebanyak 12 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri mengatakan hingga saat ini jumlah pasien positif berdasarkan hasil uji Polymerease Chain Reaction sebanyak 12 orang.

"Dari total 12 orang pasien terkonfirmasi positif swaab, 2 orang di antaranya telah selesai dan dinyatakan sembuh yaitu dari Kecamatan Darmaraja dan jatinangor. Dan 10 orang pasien lainnya diisolasi di RSUD Sumedang," Kata Iwa kepada wartawan, Kamis (21/5/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test, kata Iwa saat ini sebanyak 7 orang, dimana kategori reaktif rapid test ini dipilah menjadi ODP reaktif dan PDP reaktif.

"ODP reaktif rapid test yaitu tidak bergejala, jumlahnya sebanyak 3 orang. Dan PDP reaktif rapid test yaitu adanya gejala klinis pneumonia atau comorbid penyakit tertentu, jumlahnya sebanyak 4 orang," ucap Iwa.

Menurutnya hasil rapid test reaktif belum tentu positif terpapar COVID-19. Untuk membuktikannya harus dilanjutkan dengan uji Polymerase Chain Reaction atau Swab.

"Pasien yang meninggal dengan status reaktif Rapid test, walaupun belum tentu positif COVID -19, namun pemulasaraannya dilaksanakan menggunakan standar protokol COVID-19, dengan tujuan untuk melindungi masyarakat agar tidak terpapar bila ternyata jenazah yang bersangkutan positif COVID-19," ucap Iwa.

Tidak ada komentar