SIDOARJO JATIM - Nasib naas dialami seorang pria yang bernama Mosleh (49) kuli batu asal Dusun Redu, Desa Brumbungan Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, karena tewas mengenaskan Tertimpa reruntuhan bangunan. Korban meninggal setelah mengalami kecelakaan kerja. Dia tertimpa tembok saat bekerja di Gudang Matras Jalan Sawunggaling III RT 17/RW 04 Desa Jemundo, Taman Selasa (12/5/2020).

Dari Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi saat korban bersama teman-temannya tukang kuli batu merobohkan tembok di gudang tersebut. “Kemudian tembok setinggi kurang lebih 4 meter dengan lebar 1,5 meter itu dijebol di bagian bawah,” kata saksi yang enggan disebutkan namanya.

Tembok tersebut kemudian akan roboh. Beberapa pekerja mencoba melarikan diri. Sayangnya korban tidak sempat lari untuk menyelamatkan diri sehingga tembok roboh dan mengenai tubuh korban.

Saksi lainnya, Alfan Agus Mian mengatakan, saat peristiwa itu, dirinya sedang mengangkat kayu di bagian belakang gudang yang sedang direnovasi. Tak berselang lama kemudian dirinya melihat para kuli bangunan berlarian dari tembok yang roboh. “Teman-teman kuli banyak yang lari, tapi tembok itu akhirnya menimpa korban,” terangnya.

Kapolsek Taman, Kompol Herry Setyo Susanto menjelaskan, korban langsung dievakuasi ke RS Siti Khotidjah Taman untuk dilakukan visum. “Kami masih mendalami keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi,” tandasnya.

Tertimpa Reruntuhan, Kuli Bangunan Asal Probolinggo Tewas Seketika

SIDOARJO JATIM - Nasib naas dialami seorang pria yang bernama Mosleh (49) kuli batu asal Dusun Redu, Desa Brumbungan Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, karena tewas mengenaskan Tertimpa reruntuhan bangunan. Korban meninggal setelah mengalami kecelakaan kerja. Dia tertimpa tembok saat bekerja di Gudang Matras Jalan Sawunggaling III RT 17/RW 04 Desa Jemundo, Taman Selasa (12/5/2020).

Dari Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi saat korban bersama teman-temannya tukang kuli batu merobohkan tembok di gudang tersebut. “Kemudian tembok setinggi kurang lebih 4 meter dengan lebar 1,5 meter itu dijebol di bagian bawah,” kata saksi yang enggan disebutkan namanya.

Tembok tersebut kemudian akan roboh. Beberapa pekerja mencoba melarikan diri. Sayangnya korban tidak sempat lari untuk menyelamatkan diri sehingga tembok roboh dan mengenai tubuh korban.

Saksi lainnya, Alfan Agus Mian mengatakan, saat peristiwa itu, dirinya sedang mengangkat kayu di bagian belakang gudang yang sedang direnovasi. Tak berselang lama kemudian dirinya melihat para kuli bangunan berlarian dari tembok yang roboh. “Teman-teman kuli banyak yang lari, tapi tembok itu akhirnya menimpa korban,” terangnya.

Kapolsek Taman, Kompol Herry Setyo Susanto menjelaskan, korban langsung dievakuasi ke RS Siti Khotidjah Taman untuk dilakukan visum. “Kami masih mendalami keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi,” tandasnya.