Social Items

KUDUS JATENG - Tamini (55) warga Desa Lau RT 3 RW 5 Kecamatan Dawe, Kudus hingga kini belum pernah merasakan bantuan sosial dari pemerintah.

Dikutip dari detik.com, janda  yang hidup seorang diri itu kini tak bisa lagi mendapat penghasilan sejak pandemi virus Corona atau COVID-19 melanda.

Sudah dua bulan lamanya tidak ada pengepul yang membeli barang rongsokan yang dikumpulkannya. Biasanya seminggu sekali ada yang membeli rongsok, itupun uang terkumpul hanya Rp 20 ribu.

Tamini kini hanya hidup sendiri di rumah sederhana. Ia berpisah dengan suaminya sejak 15 tahun lalu. Ia juga tidak memiliki seorang anak. Tak jarang ia mendapatkan bantuan dari tetangga.

"Kehidupan sehari-hari mencari rongsok. Kalau kadang-kadang dapat. Tapi juga kadang pulang ndak dapat rongsok. Seminggu kalau terkumpul ada yang beli Rp 20 ribu. Tapi semenjak ada Corona sudah tidak ada yang membeli rongsok," katanya saat ditemui wartawan di rumahnya, Senin (11/5/2020).

Di saat pemerintah tengah gencar membagikan bantuan kepada masyarakat, ia mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan sama sekali. Ia menceritakan sempat disuruh mengumpulkan KTP dan KK ke pemerintah desa setempat. Namun hingga kini bantuan tak kunjung ia dapatkan.

"Bantuan belum dapat bantuan dari pemerintah, baik sembako atau pun uang juga ndak dapat," katanya.

"Pernah disuruh naruh KK sama KTP di pak RT Sampai sekarang tidak muncul apa apa," lanjutnya.

Tidak jarang, untuk makan sehari-hari mendapatkan bantuan dari tetangga. Karena selain selama pandemi Corona tidak mendapatkan bantuan dan juga penghasilan sama sekali.

"Ada bantuan dari tetangga dikasih beras, ada yang kasih lauk juga," jelasnya.

"Harapan dapat bantuan buat hidup. Diperhatikan oleh pemerintah sama pak Jokowi," harapnya.

Diwawancara terpisah, Ketua Karang Taruna Lau, Andi Indrasto, mengatakan Tamini hingga kini belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah daerah. Tidak hanya Tamini, menurutnya ada warga lain yang juga membutuhkan bantuan dari pemerintah.

"Kemarin ada laporan bahwa Mbah Tamini ini belum mendapatkan bantuan. Selain Mbah Tamini juga ada warga lain yang memang harus mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah," tambahnya.

Kades Lau Rawuh menambahkan, memang ada banyak warganya yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Tidak hanya Tamini saja. Pihaknya pun berharap agar warganya terdampak Corona mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Kalau bantuan ya banyak sekali belum dapat, tidak hanya Bu Tamini. Kathah sanget (banyak sekali). Ini ribuan orang belum dapat bantuan," katanya saat dihubungi wartawan.

Memprihatinkan, Janda Pencari Rongsokan di Kudus Tak Pernah Dapat Bantuan

KUDUS JATENG - Tamini (55) warga Desa Lau RT 3 RW 5 Kecamatan Dawe, Kudus hingga kini belum pernah merasakan bantuan sosial dari pemerintah.

Dikutip dari detik.com, janda  yang hidup seorang diri itu kini tak bisa lagi mendapat penghasilan sejak pandemi virus Corona atau COVID-19 melanda.

Sudah dua bulan lamanya tidak ada pengepul yang membeli barang rongsokan yang dikumpulkannya. Biasanya seminggu sekali ada yang membeli rongsok, itupun uang terkumpul hanya Rp 20 ribu.

Tamini kini hanya hidup sendiri di rumah sederhana. Ia berpisah dengan suaminya sejak 15 tahun lalu. Ia juga tidak memiliki seorang anak. Tak jarang ia mendapatkan bantuan dari tetangga.

"Kehidupan sehari-hari mencari rongsok. Kalau kadang-kadang dapat. Tapi juga kadang pulang ndak dapat rongsok. Seminggu kalau terkumpul ada yang beli Rp 20 ribu. Tapi semenjak ada Corona sudah tidak ada yang membeli rongsok," katanya saat ditemui wartawan di rumahnya, Senin (11/5/2020).

Di saat pemerintah tengah gencar membagikan bantuan kepada masyarakat, ia mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan sama sekali. Ia menceritakan sempat disuruh mengumpulkan KTP dan KK ke pemerintah desa setempat. Namun hingga kini bantuan tak kunjung ia dapatkan.

"Bantuan belum dapat bantuan dari pemerintah, baik sembako atau pun uang juga ndak dapat," katanya.

"Pernah disuruh naruh KK sama KTP di pak RT Sampai sekarang tidak muncul apa apa," lanjutnya.

Tidak jarang, untuk makan sehari-hari mendapatkan bantuan dari tetangga. Karena selain selama pandemi Corona tidak mendapatkan bantuan dan juga penghasilan sama sekali.

"Ada bantuan dari tetangga dikasih beras, ada yang kasih lauk juga," jelasnya.

"Harapan dapat bantuan buat hidup. Diperhatikan oleh pemerintah sama pak Jokowi," harapnya.

Diwawancara terpisah, Ketua Karang Taruna Lau, Andi Indrasto, mengatakan Tamini hingga kini belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah daerah. Tidak hanya Tamini, menurutnya ada warga lain yang juga membutuhkan bantuan dari pemerintah.

"Kemarin ada laporan bahwa Mbah Tamini ini belum mendapatkan bantuan. Selain Mbah Tamini juga ada warga lain yang memang harus mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah," tambahnya.

Kades Lau Rawuh menambahkan, memang ada banyak warganya yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Tidak hanya Tamini saja. Pihaknya pun berharap agar warganya terdampak Corona mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Kalau bantuan ya banyak sekali belum dapat, tidak hanya Bu Tamini. Kathah sanget (banyak sekali). Ini ribuan orang belum dapat bantuan," katanya saat dihubungi wartawan.

Tidak ada komentar