CILACAP JATENG - Warga Cilacap terdampak pandemi corona akan mendapat bantuan dari pemerintah.

Bantuan itu berupa sembako dan uang tunai.

Hal itu dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang terkendala masalah ekonomi setelah wabah corona merebak.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cilacap Taryo mengatakan terdapat 271.180 rumah tangga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dari jumlah sebanyak itu, sekitar 138 ribu sudah mendapat paket sembako.

"Kemudian kami intervensi lagi, dapat bantuan Kemensos, perluasan kartu sembako 58.075 rumah tangga."

"Dan ini insya Allah akan didistribusikan tanggal 4-5 Mei 2020 oleh Bank Mandiri."

"Kartunya sudah ada Bank Mandiri," kata Taryo menerangkan.

Kartu sembako itu nantinya akan dibagikan kepada setiap warga yang sudah terdaftar.

Satu rumah tangga akan mendapat kartu yang berisi nominal uang Rp200 ribu.

Uangnya nanti bisa untuk dibelanjakan sembako.

Taryo menuturkan, di masa pandemi corona ini, teknis pembagiannya harus diatur agar tidak terjadi kerumununan.

Bagaimanapun, anjuran jaga jarak tidak bisa diabaikan.

"Saya akui ini teknis yang agak sulit."

"Karena pengambilan kartu tidak boleh diwakilkan."

"Karena penerima kartu akan dikasih tahu PIN kartu sama pihak bank."

"Tapi pada prinsipnya kami sudah koordinasikan sama pihak bank, camat, dan polsek," ucap Taryo kepada wartawan, Jumat, (24/4/2020).

Skenario pembagian kartu ini, kata Taryo, sudah dirapatkan.

Ada beberapa pilihan, yakni pembagian akan dilakukan di kecamatan dan di desa.

Petugas dari bank yang akan turun ke lapangan membagikan kartu.

Taryo menambahkan, pada prinsipnya penanganan warga terdampak corona sudah mulai berjalan.

Program sembako yang reguler sudah dicairkan 10 April 2020 lalu. Kartu Jateng Sejahtera akan jalan bulan ini

"Sehingga dengan berbagai banyaknya bantuan ini."

"Diharapkan warga yang terdampak pandemi corona, dan warga miskin di Cilacap segera ditangani," ujarnya.

Kabar Baik, Warga Cilacap Akan Mendapat Bantuan Kartu ATM Rp 200 Ribu dari Dinas Sosial

CILACAP JATENG - Warga Cilacap terdampak pandemi corona akan mendapat bantuan dari pemerintah.

Bantuan itu berupa sembako dan uang tunai.

Hal itu dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang terkendala masalah ekonomi setelah wabah corona merebak.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cilacap Taryo mengatakan terdapat 271.180 rumah tangga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dari jumlah sebanyak itu, sekitar 138 ribu sudah mendapat paket sembako.

"Kemudian kami intervensi lagi, dapat bantuan Kemensos, perluasan kartu sembako 58.075 rumah tangga."

"Dan ini insya Allah akan didistribusikan tanggal 4-5 Mei 2020 oleh Bank Mandiri."

"Kartunya sudah ada Bank Mandiri," kata Taryo menerangkan.

Kartu sembako itu nantinya akan dibagikan kepada setiap warga yang sudah terdaftar.

Satu rumah tangga akan mendapat kartu yang berisi nominal uang Rp200 ribu.

Uangnya nanti bisa untuk dibelanjakan sembako.

Taryo menuturkan, di masa pandemi corona ini, teknis pembagiannya harus diatur agar tidak terjadi kerumununan.

Bagaimanapun, anjuran jaga jarak tidak bisa diabaikan.

"Saya akui ini teknis yang agak sulit."

"Karena pengambilan kartu tidak boleh diwakilkan."

"Karena penerima kartu akan dikasih tahu PIN kartu sama pihak bank."

"Tapi pada prinsipnya kami sudah koordinasikan sama pihak bank, camat, dan polsek," ucap Taryo kepada wartawan, Jumat, (24/4/2020).

Skenario pembagian kartu ini, kata Taryo, sudah dirapatkan.

Ada beberapa pilihan, yakni pembagian akan dilakukan di kecamatan dan di desa.

Petugas dari bank yang akan turun ke lapangan membagikan kartu.

Taryo menambahkan, pada prinsipnya penanganan warga terdampak corona sudah mulai berjalan.

Program sembako yang reguler sudah dicairkan 10 April 2020 lalu. Kartu Jateng Sejahtera akan jalan bulan ini

"Sehingga dengan berbagai banyaknya bantuan ini."

"Diharapkan warga yang terdampak pandemi corona, dan warga miskin di Cilacap segera ditangani," ujarnya.

Tidak ada komentar