SIDOARJO JATIM - Seorang Pria bernama Slamet 69 tahun warga Desa Beloh, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, meninggal mendadak di Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Informasi yang didapat kejadian tersebut pukul 07.00 WIB, Jumat (17/4/2020) korban tiba di lokasi, tepatnya di depan PT Siantar Top untuk bongkar muat kardus. Saat itu korban bersama rekannya, Sakti.

"Korban bersama Sakti tiba di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB untuk bongkar muat kardus," kata Kapolsek Waru Sidoarjo Kompol Anwar Sudjito saat dihubungi.

Setelah keluar dari ruang admin PT Siantar Top, jelas dia, korban menyuruh saksi untuk membuka terpal. Sementara korban duduk di pinggir jalan.

"Merasa tidak enak badan korban kemudian duduk di pinggir jalan. Lalu korban merasa sesak nafas dan ambruk, kemudian korban meninggal dunia," tambah kapolsek.

Dari keterangan saksi, jelas dia, korban memiliki riwayat sakit jantung. Bahkan korban sering opname di rumah sakit. Selain itu tiap minggu, korban harus melakukan kontrol di rumah sakit. Sementara korban langsung dievakuasi petugas ber-APD

"Setelah dievakuasi berdasarkan SOP kesehatan, jenazah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim," jelasnya.

Supir Asal Mojokerto Meninggal Mendadak Di Sidoarjo

SIDOARJO JATIM - Seorang Pria bernama Slamet 69 tahun warga Desa Beloh, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, meninggal mendadak di Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Informasi yang didapat kejadian tersebut pukul 07.00 WIB, Jumat (17/4/2020) korban tiba di lokasi, tepatnya di depan PT Siantar Top untuk bongkar muat kardus. Saat itu korban bersama rekannya, Sakti.

"Korban bersama Sakti tiba di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB untuk bongkar muat kardus," kata Kapolsek Waru Sidoarjo Kompol Anwar Sudjito saat dihubungi.

Setelah keluar dari ruang admin PT Siantar Top, jelas dia, korban menyuruh saksi untuk membuka terpal. Sementara korban duduk di pinggir jalan.

"Merasa tidak enak badan korban kemudian duduk di pinggir jalan. Lalu korban merasa sesak nafas dan ambruk, kemudian korban meninggal dunia," tambah kapolsek.

Dari keterangan saksi, jelas dia, korban memiliki riwayat sakit jantung. Bahkan korban sering opname di rumah sakit. Selain itu tiap minggu, korban harus melakukan kontrol di rumah sakit. Sementara korban langsung dievakuasi petugas ber-APD

"Setelah dievakuasi berdasarkan SOP kesehatan, jenazah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim," jelasnya.

Tidak ada komentar