PROBOLINGGO JATIM - Seorang pria di Probolinggo jadi korban pembacokan hingga tewas. Pembacokan tersebut diduga dilatarbelakangi masalah perselingkuhan.

Korban yakni Sahabon, warga Dusun Rancak, Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Ia menjadi korban pembacokan saat melintas dengan motor Yamaha Vixion di jalanan desa setempat. Banyaknya luka bacokan membuat korban tewas di lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat melintas, motor korban dipepet orang tak dikenal dari arah belakang. Korban lalu menghentikan laju motornya dan aksi penganiayaan pun dimulai.

Korban dihajar habis-habisan hingga akhirnya seorang pelaku membacok korban berkali-kali. Korban kemudian tewas dengan kondisi mengenaskan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut hanya bisa diam lantaran khawatir menjadi sasaran amukan pelaku. Mengetahui korban sudah tak bernyawa, pelaku kabur meninggalkan jenazah begitu saja.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan identifikasi terhadap jenazah korban. Kasat Reskrim Polresta Probolinggo AKP Heri Sugiono mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait motif pembacokan tersebut.

"Kita masih selidiki motifnya apa, yang jelas petugas masih memburu pelaku," kata Heri, Selasa (21/4/2020).

Pelaku diduga lebih dari satu orang. Perangkat desa setempat, Ruslan, kemudian bercerita mengenai pelarian korban. Menurutnya, korban pernah berselingkuh dengan istri orang pada 2018.

Korban kemudian kabur ke luar kota karena dikejar suami selingkuhannya. Ia baru kembali ke desa itu 4 bulan lalu.

"Pada tahun 2018 lalu, pelaku selingkuhi istri orang, dan sempat kabur 1,5 tahun. Baru pulang sekitar 4 bulan kemarin dikira aman. Ternyata dendam pelaku terbayarkan hari ini," pungkas Ruslan.

Selingkuh Dengan Istri Orang, Pria Di Probolinggo Tewas Dibacok

PROBOLINGGO JATIM - Seorang pria di Probolinggo jadi korban pembacokan hingga tewas. Pembacokan tersebut diduga dilatarbelakangi masalah perselingkuhan.

Korban yakni Sahabon, warga Dusun Rancak, Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Ia menjadi korban pembacokan saat melintas dengan motor Yamaha Vixion di jalanan desa setempat. Banyaknya luka bacokan membuat korban tewas di lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat melintas, motor korban dipepet orang tak dikenal dari arah belakang. Korban lalu menghentikan laju motornya dan aksi penganiayaan pun dimulai.

Korban dihajar habis-habisan hingga akhirnya seorang pelaku membacok korban berkali-kali. Korban kemudian tewas dengan kondisi mengenaskan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut hanya bisa diam lantaran khawatir menjadi sasaran amukan pelaku. Mengetahui korban sudah tak bernyawa, pelaku kabur meninggalkan jenazah begitu saja.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan identifikasi terhadap jenazah korban. Kasat Reskrim Polresta Probolinggo AKP Heri Sugiono mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait motif pembacokan tersebut.

"Kita masih selidiki motifnya apa, yang jelas petugas masih memburu pelaku," kata Heri, Selasa (21/4/2020).

Pelaku diduga lebih dari satu orang. Perangkat desa setempat, Ruslan, kemudian bercerita mengenai pelarian korban. Menurutnya, korban pernah berselingkuh dengan istri orang pada 2018.

Korban kemudian kabur ke luar kota karena dikejar suami selingkuhannya. Ia baru kembali ke desa itu 4 bulan lalu.

"Pada tahun 2018 lalu, pelaku selingkuhi istri orang, dan sempat kabur 1,5 tahun. Baru pulang sekitar 4 bulan kemarin dikira aman. Ternyata dendam pelaku terbayarkan hari ini," pungkas Ruslan.

Tidak ada komentar