BLITAR JATIM - Seorang penggali tanah di Blitar menemukan mahkota logam di sungai. Temuan itu langsung dilaporkan ke BPCB Jatim untuk dikaji apakah merupakan benda bersejarah atau benda seni.

Mahkota logam itu ditemukan Wasito pada Senin (13/4) sekitar pukul 17.00 WIB. Wasito menemukan mahkota yang terpendam itu, di sungai yang berjarak hanya 300 meter arah barat daya Candi Kalicilik. Tepatnya sungai aliran lahar di RT 06 RW 01, Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Staf BPCB Jatim Nonuk Kristina mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan itu. Dan seorang petugas lapangan BPCB Jatim telah melakukan langkah pertama. Yakni mengecek dan mengamankan mahkota logam tersebut.

"Iya, langkah awal penanganan oleh BPCB yaitu meng-crosscheck dan koordinasi dengan penemu dan pemerintah desa setempat, untuk melakukan langkah awal pengamanan. Dan langkah tersebut yang sudah dilakukan," kata Nonuk, Rabu (15/4/2020).

Langkah kedua, lanjutnya, melakukan identifikasi pada benda temuan. Dikaji dan dianalisa untuk menjustifikasi apakah itu benda seni atau benda bersejarah. Nonuk mengaku, pihak desa telah menitipkan surat permohonan kajian itu pada dirinya untuk diserahkan ke BPCB Jatim di Trowulan, Mojokerto.

Menurut laporan petugas lapangan yang langsung datang ke lokasi, mahkota terpendam di kedalaman 3 sampai 4 meter di dari permukaan tanah. Dengan ketinggian air sungai sekitar 40-50 cm. Mahkota saat ini telah diamankan di rumah pamong desa setempat dan telah dilakukan pengukuran.

"Tinggi keseluruhan bagian kuluk (mahkota) sekitar 24 cm. Dengan diameter 18 cm. Kuluk ini ada tiga bagian dan kami masih akan lakukan kajian berbahan logam jenis apa," imbuhnya.

Ujung depan mahkota berbentuk menyerupai kepala naga. Sementara bagian badan naga tampak melilit ke atas menuju puncak mahkota. Kondisi mahkota utuh, tidak mengalami kropos dan tidak berkarat.

Pria Di Blitar Temukan Mahkota Bersejarah di Sungai

BLITAR JATIM - Seorang penggali tanah di Blitar menemukan mahkota logam di sungai. Temuan itu langsung dilaporkan ke BPCB Jatim untuk dikaji apakah merupakan benda bersejarah atau benda seni.

Mahkota logam itu ditemukan Wasito pada Senin (13/4) sekitar pukul 17.00 WIB. Wasito menemukan mahkota yang terpendam itu, di sungai yang berjarak hanya 300 meter arah barat daya Candi Kalicilik. Tepatnya sungai aliran lahar di RT 06 RW 01, Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Staf BPCB Jatim Nonuk Kristina mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan itu. Dan seorang petugas lapangan BPCB Jatim telah melakukan langkah pertama. Yakni mengecek dan mengamankan mahkota logam tersebut.

"Iya, langkah awal penanganan oleh BPCB yaitu meng-crosscheck dan koordinasi dengan penemu dan pemerintah desa setempat, untuk melakukan langkah awal pengamanan. Dan langkah tersebut yang sudah dilakukan," kata Nonuk, Rabu (15/4/2020).

Langkah kedua, lanjutnya, melakukan identifikasi pada benda temuan. Dikaji dan dianalisa untuk menjustifikasi apakah itu benda seni atau benda bersejarah. Nonuk mengaku, pihak desa telah menitipkan surat permohonan kajian itu pada dirinya untuk diserahkan ke BPCB Jatim di Trowulan, Mojokerto.

Menurut laporan petugas lapangan yang langsung datang ke lokasi, mahkota terpendam di kedalaman 3 sampai 4 meter di dari permukaan tanah. Dengan ketinggian air sungai sekitar 40-50 cm. Mahkota saat ini telah diamankan di rumah pamong desa setempat dan telah dilakukan pengukuran.

"Tinggi keseluruhan bagian kuluk (mahkota) sekitar 24 cm. Dengan diameter 18 cm. Kuluk ini ada tiga bagian dan kami masih akan lakukan kajian berbahan logam jenis apa," imbuhnya.

Ujung depan mahkota berbentuk menyerupai kepala naga. Sementara bagian badan naga tampak melilit ke atas menuju puncak mahkota. Kondisi mahkota utuh, tidak mengalami kropos dan tidak berkarat.

Tidak ada komentar