Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Salatiga, Jawa Tengah kembali bertambah, Selasa (21/4/2020). Kini total ada tujuh orang pasien yang dinyatakan positif terpapar corona. Pasien ketujuh diketahui sebagai warga Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo.

“Hari ini tambah satu hingga total tujuh pasien terkonfirmasi positif,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, Siti Zuraidah.

Kendati begitu, Zuraidah belum mengonfirmasi jenis kelamin dan riwayat kontak pasien ketujuh tersebut. Termasuk apakah pasien ketujuh pernah berkontak erat dengan pasien sebelumnya.

Sebelum dinyatakan positif pasien tersebut berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19. Saat ini pasien ketujuh tersebut masih dirawat intensif di RSP dr. Ario Wirawan Salatiga.



Sebelumnya dua pasien yang juga terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin (20/4/2020) diketahui berjenis kelamin laki-laki. Keduanya (pasien kelima dan keenam) merupakan kerabat dari pasien positif keempat. Mereka diduga tertular dari pasien keempat tersebut.

Data yang dirilis Pemerintah Kota Salatiga juga menunjukkan empat orang positif Covid-19 yakni pasien positif ketiga, keempat, kelima, dan keenam tinggal di Kelurahan Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir.

Dengan bertambahnya satu pasien positif, jumlah orang tanpa gejala (OTG) di Kota Salatiga melonjak. Klasifikasi ini diberikan kepada warga Salatiga yang berkontak langsung dengan pasien positif Covid-19 namun tidak menunjukkan gejala.

Data Kumulatif
Data terakhir menunjukkan jumlah total OTG kini 207 orang, atau naik 43 orang dari sehari sebelumnya. Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) turun dari 14 orang pada Senin menjadi orang. Di lain sisi, pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah satu orang sehingga kini totalnya menjadi tiga orang. Ketiganya masih menunggu hasil laboratorium untuk menentukan apakah mereka positif terpapar Covid-19.

Sebelumnya pemerintah mengumumkan pasien positif pertama di Salatiga pada 1 April 2020. Pasien pertama berjenis kelamin laki-laki itu merupakan warga Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo. Dia berprofesi sebagai dosen di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Seminggu kemudian, pasien terkonfirmasi positif kedua diumumkan. Dia pernah menjalin kontak erat dengan pasien pertama.

Pasien Positif Covid-19 Warga Blotongan Salatiga bertambah lagi

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Salatiga, Jawa Tengah kembali bertambah, Selasa (21/4/2020). Kini total ada tujuh orang pasien yang dinyatakan positif terpapar corona. Pasien ketujuh diketahui sebagai warga Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo.

“Hari ini tambah satu hingga total tujuh pasien terkonfirmasi positif,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, Siti Zuraidah.

Kendati begitu, Zuraidah belum mengonfirmasi jenis kelamin dan riwayat kontak pasien ketujuh tersebut. Termasuk apakah pasien ketujuh pernah berkontak erat dengan pasien sebelumnya.

Sebelum dinyatakan positif pasien tersebut berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19. Saat ini pasien ketujuh tersebut masih dirawat intensif di RSP dr. Ario Wirawan Salatiga.



Sebelumnya dua pasien yang juga terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin (20/4/2020) diketahui berjenis kelamin laki-laki. Keduanya (pasien kelima dan keenam) merupakan kerabat dari pasien positif keempat. Mereka diduga tertular dari pasien keempat tersebut.

Data yang dirilis Pemerintah Kota Salatiga juga menunjukkan empat orang positif Covid-19 yakni pasien positif ketiga, keempat, kelima, dan keenam tinggal di Kelurahan Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir.

Dengan bertambahnya satu pasien positif, jumlah orang tanpa gejala (OTG) di Kota Salatiga melonjak. Klasifikasi ini diberikan kepada warga Salatiga yang berkontak langsung dengan pasien positif Covid-19 namun tidak menunjukkan gejala.

Data Kumulatif
Data terakhir menunjukkan jumlah total OTG kini 207 orang, atau naik 43 orang dari sehari sebelumnya. Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) turun dari 14 orang pada Senin menjadi orang. Di lain sisi, pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah satu orang sehingga kini totalnya menjadi tiga orang. Ketiganya masih menunggu hasil laboratorium untuk menentukan apakah mereka positif terpapar Covid-19.

Sebelumnya pemerintah mengumumkan pasien positif pertama di Salatiga pada 1 April 2020. Pasien pertama berjenis kelamin laki-laki itu merupakan warga Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo. Dia berprofesi sebagai dosen di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Seminggu kemudian, pasien terkonfirmasi positif kedua diumumkan. Dia pernah menjalin kontak erat dengan pasien pertama.