MOJOKERTO JATIM - Seorang remaja yang hilang terseret arus Sungai Sadar di Mojokerto ditemukan tewas. Tubuh korban ditemukan warga tersangkut di pintu air sekitar 2 Km dari titik tenggelamnya.

Ketua Tim Pencarian Basarnas Surabaya Ainul Makhdin mengatakan jenazah korban Moch Ali Ikrom (20) ditemukan warga di Sungai Sadar sore tadi sekitar pukul 16.31 WIB. Tubuh remaja asal Dusun Selorejo, Desa Sadartengah, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto itu mengapung tersangkut di pintu air Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal.

"Jarak penemuan korban sekitar dua kilometer dari titik tenggelamnya di Sungai Sadar. Kondisi korban sudah meninggal dunia," kata Ainul saat dikonfirmasi, Rabu (15/4/2020).

Ainul menjelaskan, tim SAR gabungan lantas mengevakuasi jenazah Ikrom dari pintu air Tinggarbuntut. Menurut dia, korban masih memakai pakaian lengkap seperti saat tenggelam di Sungai Sadar.

"Sekarang kami di rumah duka untuk menyerahkan jenazah korban kepada keluarganya," terang Ainul.

Ikrom hilang saat berenang di Sungai Sadar Desa Sadartengah, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Selasa (14/4) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu korban berenang bersama saudara kembarnya Khotib Junaedi (20) dan temannya Moch Rizki Saputra (19), warga Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar.

Ketiga remaja itu berenang mengikuti arus Sungai Sadar yang sedang deras. Ikrom mendadak teriak meminta tolong karena kelelahan setelah melalui bagian bawah Jembatan Sadartengah. Teman dan saudara kembarnya berusaha menolong. Namun, korban hilang terseret arus sungai tersebut.

Korban Tenggelam Di Sungai Mojokerto Ditemukan Tewas

MOJOKERTO JATIM - Seorang remaja yang hilang terseret arus Sungai Sadar di Mojokerto ditemukan tewas. Tubuh korban ditemukan warga tersangkut di pintu air sekitar 2 Km dari titik tenggelamnya.

Ketua Tim Pencarian Basarnas Surabaya Ainul Makhdin mengatakan jenazah korban Moch Ali Ikrom (20) ditemukan warga di Sungai Sadar sore tadi sekitar pukul 16.31 WIB. Tubuh remaja asal Dusun Selorejo, Desa Sadartengah, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto itu mengapung tersangkut di pintu air Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal.

"Jarak penemuan korban sekitar dua kilometer dari titik tenggelamnya di Sungai Sadar. Kondisi korban sudah meninggal dunia," kata Ainul saat dikonfirmasi, Rabu (15/4/2020).

Ainul menjelaskan, tim SAR gabungan lantas mengevakuasi jenazah Ikrom dari pintu air Tinggarbuntut. Menurut dia, korban masih memakai pakaian lengkap seperti saat tenggelam di Sungai Sadar.

"Sekarang kami di rumah duka untuk menyerahkan jenazah korban kepada keluarganya," terang Ainul.

Ikrom hilang saat berenang di Sungai Sadar Desa Sadartengah, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Selasa (14/4) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu korban berenang bersama saudara kembarnya Khotib Junaedi (20) dan temannya Moch Rizki Saputra (19), warga Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar.

Ketiga remaja itu berenang mengikuti arus Sungai Sadar yang sedang deras. Ikrom mendadak teriak meminta tolong karena kelelahan setelah melalui bagian bawah Jembatan Sadartengah. Teman dan saudara kembarnya berusaha menolong. Namun, korban hilang terseret arus sungai tersebut.

Tidak ada komentar