LAMONGAN JATIM - Warga di Lamongan digegerkan temuan seorang warga yang meninggal di dalam rumahnya, Selasa (21/4/2020). Korban pun dievakuasi petugas menggunakan protokol COVID-19.

Dari Informasi yang diperoleh, warga yang ditemukan meninggal di dalam rumahnya adalah Bianto (55) warga Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan. Korban ditemukan tetangganya dalam keadaan meninggal dengan kondisi tubuh sudah melepuh.

"Awalnya warga curiga, karena sejak 2 hari korban tidak keluar rumah," kata Kapolsek Lamongan Kota Kompol Budi Santoso kepada wartawan di lokasi, Selasa (21/4/2020).

Korban, menurut Budi, ditemukan meninggal di ruang tengah yang juga ruang tamu, tepatnya di depan bufet (almari) rumah korban. Posisi korban, kata Budi, terlentang memakai sarung bermotif kotak-kotak.

"Di bagian wajah kanan, pundak dan tangan kanan terlibat melepuh kehitaman," terangnya.

Saat dievakuasi, petugas RSUD dr Soegiri didampingi kapolsek dan Polres Lamongan memakai APD seperti protokoler saat petugas menangani jenazah COVID-19. Hingga kini, polisi belum mengetahui penyebab kematian korban.

"Untuk mengetahui penyebab kematiannya, jenazah dikirim ke RSUD Soegiri oleh petugas dengan menggunakan protokol COVID-19," pungkas Budi.

Dua Hari Tak Keluar Rumah, Warga Lamongan Ditemukan Meninggal

LAMONGAN JATIM - Warga di Lamongan digegerkan temuan seorang warga yang meninggal di dalam rumahnya, Selasa (21/4/2020). Korban pun dievakuasi petugas menggunakan protokol COVID-19.

Dari Informasi yang diperoleh, warga yang ditemukan meninggal di dalam rumahnya adalah Bianto (55) warga Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan. Korban ditemukan tetangganya dalam keadaan meninggal dengan kondisi tubuh sudah melepuh.

"Awalnya warga curiga, karena sejak 2 hari korban tidak keluar rumah," kata Kapolsek Lamongan Kota Kompol Budi Santoso kepada wartawan di lokasi, Selasa (21/4/2020).

Korban, menurut Budi, ditemukan meninggal di ruang tengah yang juga ruang tamu, tepatnya di depan bufet (almari) rumah korban. Posisi korban, kata Budi, terlentang memakai sarung bermotif kotak-kotak.

"Di bagian wajah kanan, pundak dan tangan kanan terlibat melepuh kehitaman," terangnya.

Saat dievakuasi, petugas RSUD dr Soegiri didampingi kapolsek dan Polres Lamongan memakai APD seperti protokoler saat petugas menangani jenazah COVID-19. Hingga kini, polisi belum mengetahui penyebab kematian korban.

"Untuk mengetahui penyebab kematiannya, jenazah dikirim ke RSUD Soegiri oleh petugas dengan menggunakan protokol COVID-19," pungkas Budi.