KEDIRI JATIM - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, DR Fauzan Adima M.Kes., memastikan bahwa semua pasien positif Corona tetap dirawat dan dilayani dengan baik meski berasal dari wilayah luar Kediri.

Hal ini disampaikan menyusul penambahan pasien positif Corona di Kota Kediri.

Meski ber-KTP Kabupaten Kediri, tetapi hasil tracing menunjukkan bahwa selama 14 hari terakhir pasien tinggal dan berada di wilayah Kota Kediri. Sesuai arahan Wali Kota Kediri, pasien tetap dirawat sesuai SOP kesehatan yang ada.

Tidak ada pembedaan penanganan antara pasien asal Kota Kediri maupun luar Kota Kediri.

Sementara terkait pandemi Corona, Pemerintah Kota Kediri juga memikirkan dan memperhatikan risiko penyebaran virus di lokasi sekitar tempat tinggal pasien.

DR Fauzan Adima meminta masyarakat tetap tenang dan memahami bahwa virus corona tidak bergerak. Yang terus bergerak adalah manusia.

Masyarakat diminta tetap membatasi pergerakan dengan tetap di rumah untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Dua pasien positif Corona yang saat ini dirawat di RSM ACHMAD DAHLAN Kota Kediri, secara administratif adalah warga Ngancar Kabupaten Kediri. Selama ini, keduanya memang tinggal di Perumahan Wilis Indah Kota Kediri.

Pasien sudah pernah periksa dan mendapat obat dan pengawasan dari Puskesmas Ngancar, Kabupaten Kediri. Karena suhu tubuhnya tetap tinggi, pasien periksa ke RSUD SLG Kabupaten Kediri.

Dari hasil pemeriksaan rontgen, pasien mengalami pneumonia atau infeksi paru-paru. Selanjutnya pasien meminta agar dirinya dirujuk ke RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri.

2 Pasien Positif Corona Kota Kediri Ternyata Warga Kabupaten Kediri

KEDIRI JATIM - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, DR Fauzan Adima M.Kes., memastikan bahwa semua pasien positif Corona tetap dirawat dan dilayani dengan baik meski berasal dari wilayah luar Kediri.

Hal ini disampaikan menyusul penambahan pasien positif Corona di Kota Kediri.

Meski ber-KTP Kabupaten Kediri, tetapi hasil tracing menunjukkan bahwa selama 14 hari terakhir pasien tinggal dan berada di wilayah Kota Kediri. Sesuai arahan Wali Kota Kediri, pasien tetap dirawat sesuai SOP kesehatan yang ada.

Tidak ada pembedaan penanganan antara pasien asal Kota Kediri maupun luar Kota Kediri.

Sementara terkait pandemi Corona, Pemerintah Kota Kediri juga memikirkan dan memperhatikan risiko penyebaran virus di lokasi sekitar tempat tinggal pasien.

DR Fauzan Adima meminta masyarakat tetap tenang dan memahami bahwa virus corona tidak bergerak. Yang terus bergerak adalah manusia.

Masyarakat diminta tetap membatasi pergerakan dengan tetap di rumah untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Dua pasien positif Corona yang saat ini dirawat di RSM ACHMAD DAHLAN Kota Kediri, secara administratif adalah warga Ngancar Kabupaten Kediri. Selama ini, keduanya memang tinggal di Perumahan Wilis Indah Kota Kediri.

Pasien sudah pernah periksa dan mendapat obat dan pengawasan dari Puskesmas Ngancar, Kabupaten Kediri. Karena suhu tubuhnya tetap tinggi, pasien periksa ke RSUD SLG Kabupaten Kediri.

Dari hasil pemeriksaan rontgen, pasien mengalami pneumonia atau infeksi paru-paru. Selanjutnya pasien meminta agar dirinya dirujuk ke RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri.

Tidak ada komentar