SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan data terbaru soal penyebaran virus corona. Hingga hari ini ada 2.196 kasus corona di Jatim.

Ribuan kasus itu terdiri dari 51 orang positif corona, 142 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 2.003 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Itu artinya ada tambahan 625 kasus dari Senin (23/3) yang hanya 1.571 kasus. Yang terdiri dari 41 positif corona, 125 PDP dan 1.405 ODP.

"Di Jawa Timur hari ini terkonfirmasi ada 13 tambahan positif covid-19. Masing-masing 8 di Magetan, 2 Surabaya, 2 Sidoarjo dan 1 Kota Malang," kata Khofifah saat jumpa pers di Grahadi, Surabaya, Selasa (24/3/2020).

"Melihat dari pergerakan angka, Kemarin Senin (23/3) 1.405 ODP sekarang 2.003, PDP kemarin 125 sekarang jadi 142. Positif kemarin 41 sekarang 51. Angka terus naik, seluruh kabupaten/kota untuk terus mematuhi imbauan-imbauan pemprov untuk menekan angka persebaran Covid-19 ini," imbuhnya.

Selain itu, Khofifah juga menyampaikan ada 2 pasien positif corona yang meninggal di Jawa Timur. Yakni di Surabaya dan di Malang Raya.

"Kami informasikan juga 2 pasien yang meninggal. Masing-masing satu di Surabaya dan satu di Malang," pungkas gubernur Khofifah.

Dalam Sehari Kasus Corona di Jatim Bertambah 625

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan data terbaru soal penyebaran virus corona. Hingga hari ini ada 2.196 kasus corona di Jatim.

Ribuan kasus itu terdiri dari 51 orang positif corona, 142 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 2.003 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Itu artinya ada tambahan 625 kasus dari Senin (23/3) yang hanya 1.571 kasus. Yang terdiri dari 41 positif corona, 125 PDP dan 1.405 ODP.

"Di Jawa Timur hari ini terkonfirmasi ada 13 tambahan positif covid-19. Masing-masing 8 di Magetan, 2 Surabaya, 2 Sidoarjo dan 1 Kota Malang," kata Khofifah saat jumpa pers di Grahadi, Surabaya, Selasa (24/3/2020).

"Melihat dari pergerakan angka, Kemarin Senin (23/3) 1.405 ODP sekarang 2.003, PDP kemarin 125 sekarang jadi 142. Positif kemarin 41 sekarang 51. Angka terus naik, seluruh kabupaten/kota untuk terus mematuhi imbauan-imbauan pemprov untuk menekan angka persebaran Covid-19 ini," imbuhnya.

Selain itu, Khofifah juga menyampaikan ada 2 pasien positif corona yang meninggal di Jawa Timur. Yakni di Surabaya dan di Malang Raya.

"Kami informasikan juga 2 pasien yang meninggal. Masing-masing satu di Surabaya dan satu di Malang," pungkas gubernur Khofifah.