SURABAYA JATIM - Seorang wanita dikepung warga dalam musola di Jalan Karang Rejo Sawah 7, Wonokromo, Surabaya, sekitar pukul 10.50 Wib, Senin (24/2/2020).

Sejumlah anggota Polsek Wonokromo yang mendapat laporan langsung menuju lokasi dan meredam emosi warga. Wanita itu kemudian dievakuasi dan dibawa ke mapolsek untuk diperiksa.

"(Yang dikepung) seorang wanita. Saat kami mintai keterangan, ada indikasi wanita ini gangguan jiwa," jawab Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Ipda Arie Pranoto saat dikonfirmasi.

Untuk memastikan kondisi kejiwaan wanita tersebut, Arie dan timnya mendatangkan keluarga sang wanita. Sementara, keluarga wanita itu mengaku bahwa wanita itu mengidap gangguan jiwa.

"Kami akan memastikan keterangan itu dengan berkoordinasi dengan pihak terkait yang mungkin pernah menangani yang bersangkutan," tambah Arie.

Terkait informasi bahwa wanita itu dikepung warga lantaran diduga hendak melakukan penculikan, Arie masih belum bisa memastikan.

Sebab isu-isu penculikan memang semakin membuat masyarakat resah dan sensitif dengan orang yang tak dikenal yang masuk ke kampungnya.

"Informasi itu tentu akan kami dalami. Tapi wanita ini benar-benar tidak nyambung saat kami mintai keterangan. Nanti kami update perkembangannya," tandas Arie.

Arie juga belum bisa memastikan siapa orang yang pertama kali mengabarkan informasi dugaan penculikan tersebut.

Wanita Gangguan Jiwa Hampir Dimassa Gara-gara Isu Penculikan Anak

SURABAYA JATIM - Seorang wanita dikepung warga dalam musola di Jalan Karang Rejo Sawah 7, Wonokromo, Surabaya, sekitar pukul 10.50 Wib, Senin (24/2/2020).

Sejumlah anggota Polsek Wonokromo yang mendapat laporan langsung menuju lokasi dan meredam emosi warga. Wanita itu kemudian dievakuasi dan dibawa ke mapolsek untuk diperiksa.

"(Yang dikepung) seorang wanita. Saat kami mintai keterangan, ada indikasi wanita ini gangguan jiwa," jawab Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Ipda Arie Pranoto saat dikonfirmasi.

Untuk memastikan kondisi kejiwaan wanita tersebut, Arie dan timnya mendatangkan keluarga sang wanita. Sementara, keluarga wanita itu mengaku bahwa wanita itu mengidap gangguan jiwa.

"Kami akan memastikan keterangan itu dengan berkoordinasi dengan pihak terkait yang mungkin pernah menangani yang bersangkutan," tambah Arie.

Terkait informasi bahwa wanita itu dikepung warga lantaran diduga hendak melakukan penculikan, Arie masih belum bisa memastikan.

Sebab isu-isu penculikan memang semakin membuat masyarakat resah dan sensitif dengan orang yang tak dikenal yang masuk ke kampungnya.

"Informasi itu tentu akan kami dalami. Tapi wanita ini benar-benar tidak nyambung saat kami mintai keterangan. Nanti kami update perkembangannya," tandas Arie.

Arie juga belum bisa memastikan siapa orang yang pertama kali mengabarkan informasi dugaan penculikan tersebut.

Tidak ada komentar