NGAWI JATIM - Seorang pria ditemukan tewas dalam Hutan Manyul BKPH Lawu Utara, Dusun Manyul, Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jumat (7/2/2020). Korban bernama Loso (60), warga Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, kabupaten setempat.

Kapolsek Jogorogo AKP Suparno mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh Harto. Saksi melihat korban tidak bergerak dan tidak bernafas dalam kondisi berselimut sarung dalam gubuk.

"Saksi mencoba membangunkan korban, tetapi korban tidak bangun dan setelah sarung dibuka, korban sudah tidak bernafas," jelas Suparno.

Mendapati itu, Harto lalu keluar hutan dan memberitahu warga serta perangkat desa hingga diteruskan ke Mapolsek Jogorogo. Mendapt laporan itu, sejumlah anggota Polsek Jogorogo menuju lokasi.

"Dari hasil identifikasi sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal lebih dari 24 jam.

Sementara itu, dari keterangan keluarga, korban memang memilih tinggal di gubuk hutan setelah pulang merantau dari Sumatera.

Meski begitu, korban kadangkala pulang ke rumah keluarganya.

"Korban kembali ke rumah pada 5 Februari 2020, sampai akhirnya ditemukan meninggal," tambahnya.

Seorang Pria di Ngawi Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Hutan

NGAWI JATIM - Seorang pria ditemukan tewas dalam Hutan Manyul BKPH Lawu Utara, Dusun Manyul, Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jumat (7/2/2020). Korban bernama Loso (60), warga Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, kabupaten setempat.

Kapolsek Jogorogo AKP Suparno mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh Harto. Saksi melihat korban tidak bergerak dan tidak bernafas dalam kondisi berselimut sarung dalam gubuk.

"Saksi mencoba membangunkan korban, tetapi korban tidak bangun dan setelah sarung dibuka, korban sudah tidak bernafas," jelas Suparno.

Mendapati itu, Harto lalu keluar hutan dan memberitahu warga serta perangkat desa hingga diteruskan ke Mapolsek Jogorogo. Mendapt laporan itu, sejumlah anggota Polsek Jogorogo menuju lokasi.

"Dari hasil identifikasi sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal lebih dari 24 jam.

Sementara itu, dari keterangan keluarga, korban memang memilih tinggal di gubuk hutan setelah pulang merantau dari Sumatera.

Meski begitu, korban kadangkala pulang ke rumah keluarganya.

"Korban kembali ke rumah pada 5 Februari 2020, sampai akhirnya ditemukan meninggal," tambahnya.