JEMBER JATIM - Seorang pemuda di Jember tewas setelah dikeroyok sejumlah orang. Korban tewas dengan luka bacok di tangan.

Kasatreskrim Polres Jember AKP Jumbo Qantason mengatakan pengeroyokan terjadi di lapangan Dusun Kauman, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger.

Korban bernama Madi (25), warga Dusun Krajan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger.

"Peristiwanya tadi malam Sabtu (8/2), sekitar pukul 23.00 WIB," kata kasatreskrim, Minggu (9/2/2020).

Belum diketahui secara pasti kronologi pengeroyokan yang merenggut nyawa korban itu. Yang jelas korban meninggal akibat luka bacok di tangan kanan.

"Korban mengalami luka cukup parah di lengan tangan kanan yang menyebabkan urat nadinya putus. Sekarang ada di kamar jenazah RSD dr Soebandi Jember," tambahnya.

Sementara polisi telah menangkap satu orang bernama Aziz (20) warga Dusun Jadugan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger. Proses penyidikan masih dilakukan.

"Kami masih mencari motif kasus ini, dan saat ini masih di TKP Puger. Mohon waktu nanti akan kami sampaikan lebih lanjut," pungkasnya.

Sadis, Pemuda Jember Tewas Dikeroyok Dan Dibacok Sejumlah Orang

JEMBER JATIM - Seorang pemuda di Jember tewas setelah dikeroyok sejumlah orang. Korban tewas dengan luka bacok di tangan.

Kasatreskrim Polres Jember AKP Jumbo Qantason mengatakan pengeroyokan terjadi di lapangan Dusun Kauman, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger.

Korban bernama Madi (25), warga Dusun Krajan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger.

"Peristiwanya tadi malam Sabtu (8/2), sekitar pukul 23.00 WIB," kata kasatreskrim, Minggu (9/2/2020).

Belum diketahui secara pasti kronologi pengeroyokan yang merenggut nyawa korban itu. Yang jelas korban meninggal akibat luka bacok di tangan kanan.

"Korban mengalami luka cukup parah di lengan tangan kanan yang menyebabkan urat nadinya putus. Sekarang ada di kamar jenazah RSD dr Soebandi Jember," tambahnya.

Sementara polisi telah menangkap satu orang bernama Aziz (20) warga Dusun Jadugan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger. Proses penyidikan masih dilakukan.

"Kami masih mencari motif kasus ini, dan saat ini masih di TKP Puger. Mohon waktu nanti akan kami sampaikan lebih lanjut," pungkasnya.