NGAWI JATIM - Seorang pria di Desa Jeblogan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi ditemukan tewas dengan kepala terbenam lumpur sawah, Minggu (9/2/2020). Korban diketahui bernama Samsudin (70) warga setempat.

"Kami mendapat laporan kejadian itu sekitar jam 16.30 Wib," jelas Kapolsek Paron, Iptu Suyitno.

Suyitno menjelaskan, dari keterangan sejumlah saksi, korban awalnya keluar rumah pamit kepada keluarganya untuk pergi ke sawah. Keseharian korban memang pergi bersawah.

Karena sampai sore korban tidak pulang, Istamar, anak korban kemudian berusaha mencari di sekitar sawah hingga ke rumah adik korban yang bernama Jaman. Karena tidak ketemu, ia dan saudaranya kembali ke sawah hingga menemukan ayahnya dalam kondisi meninggal dunia.

"Kedua anak korban curiga setelah melihat ada bagian padi yang rusak," ungkap Suyitno.

Padi yang rusak itu berada di tengah persawahan. Dan benar, keduanya menemukan ayahnya dalam posisi tengkurap dengan posisi kepala di sebelah utara. Badan korban juga penuh lumpur, sedangkan kepalanya terbenam ke lumpur sawah.

"Jenasah korban langsung dibawa pulang ke rumah dua bersama warga yang lain. Setelah itu baru dilaporkan kepada kami," tambahnya.

Dari hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban juga telah menerima kematian korban sebagai musibah dan tidak menghendaki proses autopsi.

Seorang Pria di Ngawi Ditemukan Tewas Di Persawahan

NGAWI JATIM - Seorang pria di Desa Jeblogan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi ditemukan tewas dengan kepala terbenam lumpur sawah, Minggu (9/2/2020). Korban diketahui bernama Samsudin (70) warga setempat.

"Kami mendapat laporan kejadian itu sekitar jam 16.30 Wib," jelas Kapolsek Paron, Iptu Suyitno.

Suyitno menjelaskan, dari keterangan sejumlah saksi, korban awalnya keluar rumah pamit kepada keluarganya untuk pergi ke sawah. Keseharian korban memang pergi bersawah.

Karena sampai sore korban tidak pulang, Istamar, anak korban kemudian berusaha mencari di sekitar sawah hingga ke rumah adik korban yang bernama Jaman. Karena tidak ketemu, ia dan saudaranya kembali ke sawah hingga menemukan ayahnya dalam kondisi meninggal dunia.

"Kedua anak korban curiga setelah melihat ada bagian padi yang rusak," ungkap Suyitno.

Padi yang rusak itu berada di tengah persawahan. Dan benar, keduanya menemukan ayahnya dalam posisi tengkurap dengan posisi kepala di sebelah utara. Badan korban juga penuh lumpur, sedangkan kepalanya terbenam ke lumpur sawah.

"Jenasah korban langsung dibawa pulang ke rumah dua bersama warga yang lain. Setelah itu baru dilaporkan kepada kami," tambahnya.

Dari hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban juga telah menerima kematian korban sebagai musibah dan tidak menghendaki proses autopsi.

Tidak ada komentar