BANDUNG JABAR - Satresekrim Polresta Bandung memburu pria dewasa yang mencabuli gadis di bawah umur. Selain itu, pelaku merekam video adegan seksnya dan menyebarkan via media sosial (medsos).

Korban dan pelaku yang memakai nama alias Udin itu berkenalan lewat Facebook. Kasat Reskrim Polresta Bandung AKP Agta Buwana mengatakan aksi pencabulan yang dilakukan pelaku sengaja direkam dan disebarkan.

"Iya (video adegan seks) disebarkan pelaku melalui Facebook," kata Agta via sambungan telepon, Rabu (12/2/2020).

"Videonya berdurasi 6 menit 49 detik," ucap Agta menambahkan.

Aksi bejat pelaku kepada anak baru gede (ABG) tersebut dilakukan di rumah kontrakannya, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

"Aksi pencabulan itu sengaja direkam oleh pelaku," katanya.

Polisi belum mengetahui motif pelaku menyebar video porno tersebut. "Motifnya belum tahu, pelaku sebar video itu menggunakan akun Facebook palsu," tutur Agta.

Orang tua ABG Bandung itu langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Polisi bergerak mengejar keberadaan pelaku.

"Pelaku sedang dilakukan pengejaran, kami sudah mengantongi identitasnya," ujar Agta

Cabuli ABG, Pelaku Sebar Video Sendiri di Medsos

BANDUNG JABAR - Satresekrim Polresta Bandung memburu pria dewasa yang mencabuli gadis di bawah umur. Selain itu, pelaku merekam video adegan seksnya dan menyebarkan via media sosial (medsos).

Korban dan pelaku yang memakai nama alias Udin itu berkenalan lewat Facebook. Kasat Reskrim Polresta Bandung AKP Agta Buwana mengatakan aksi pencabulan yang dilakukan pelaku sengaja direkam dan disebarkan.

"Iya (video adegan seks) disebarkan pelaku melalui Facebook," kata Agta via sambungan telepon, Rabu (12/2/2020).

"Videonya berdurasi 6 menit 49 detik," ucap Agta menambahkan.

Aksi bejat pelaku kepada anak baru gede (ABG) tersebut dilakukan di rumah kontrakannya, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

"Aksi pencabulan itu sengaja direkam oleh pelaku," katanya.

Polisi belum mengetahui motif pelaku menyebar video porno tersebut. "Motifnya belum tahu, pelaku sebar video itu menggunakan akun Facebook palsu," tutur Agta.

Orang tua ABG Bandung itu langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Polisi bergerak mengejar keberadaan pelaku.

"Pelaku sedang dilakukan pengejaran, kami sudah mengantongi identitasnya," ujar Agta