Social Items

BREBES JATENG - Bocah 11 tahun bernama Munif warga Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, yang tenggelam di Sungai Pemali saat memancing, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Munif tenggelam di sungai tersebut sejak hari Minggu (9/2) lalu.

Munif ditemukan pada Selasa (11/2/2020) dinihari. Meski arus sungai di lokasi cukup deras, namun tubuh korban ini tidak hanyut. Dia ditemukan di lokasi yang sama saat tenggelam.

Jenazah korban ini ditemukan oleh Sertu Abdul Mu'min, anggota Koramil Larangan. Mu'min menjelaskan bahwa setelah dinihari tadi, dia bersama 4 teman lainnya mendatangi ke lokasi tenggelamnya Munif pada hari Minggu lalu.

Dia mengaku sengaja mendatangi dinihari saat relawan dan warga sudah pulang untuk istirahat.

Mu'min datang membawa garam grosok atau garam kasar yang telah didoakan khusus. "Setelah itu garam yang sudah diberi doa ditabur ke pusaran air di sungai itu. Alhmadulilah atas seizin Allah, tidak lama muncul tubuh anak ini ke permukaan.

Saat ditemukan sudah meninggal dunia," tutur Sertu Abdul Mu'min, Selasa (11/2/2020) pagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga anak masing masing Munif (11), Khaer (11) dan Ivan (10) warga Desa Kegungbokor, Kecamatan Larangan, Brebes, terseret arus sungai Pemali pada Minggu sore lalu saat memancing.

Dua orang yakni Khaer dan Ivan berhasil menyelematkan diri. Sedangkan Munif hilang tenggelam terbawa arus.

Setelah ditemukan, jasad Munif segera dilakukan pemeriksaan visum dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Bocah Yang Tenggelam Ditemukan Tewas Di Sungai Pemali Brebes

BREBES JATENG - Bocah 11 tahun bernama Munif warga Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, yang tenggelam di Sungai Pemali saat memancing, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Munif tenggelam di sungai tersebut sejak hari Minggu (9/2) lalu.

Munif ditemukan pada Selasa (11/2/2020) dinihari. Meski arus sungai di lokasi cukup deras, namun tubuh korban ini tidak hanyut. Dia ditemukan di lokasi yang sama saat tenggelam.

Jenazah korban ini ditemukan oleh Sertu Abdul Mu'min, anggota Koramil Larangan. Mu'min menjelaskan bahwa setelah dinihari tadi, dia bersama 4 teman lainnya mendatangi ke lokasi tenggelamnya Munif pada hari Minggu lalu.

Dia mengaku sengaja mendatangi dinihari saat relawan dan warga sudah pulang untuk istirahat.

Mu'min datang membawa garam grosok atau garam kasar yang telah didoakan khusus. "Setelah itu garam yang sudah diberi doa ditabur ke pusaran air di sungai itu. Alhmadulilah atas seizin Allah, tidak lama muncul tubuh anak ini ke permukaan.

Saat ditemukan sudah meninggal dunia," tutur Sertu Abdul Mu'min, Selasa (11/2/2020) pagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga anak masing masing Munif (11), Khaer (11) dan Ivan (10) warga Desa Kegungbokor, Kecamatan Larangan, Brebes, terseret arus sungai Pemali pada Minggu sore lalu saat memancing.

Dua orang yakni Khaer dan Ivan berhasil menyelematkan diri. Sedangkan Munif hilang tenggelam terbawa arus.

Setelah ditemukan, jasad Munif segera dilakukan pemeriksaan visum dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Tidak ada komentar

Loading...