Social Items

Nasib apes menimpa Fendianto (23) warga Padukuhan Dondong, Desa Jetis, Kecamatan Saptosari. Ia menjadi korban pembacokan oleh pria misterius yang mengendarai sepeda motor pada Senin (03/02/2020) pukul 02.00 dini hari di Jl. Kabupaten, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman.


Diceritakan Fendianto, kejadian itu bermula saat ia membonceng sepeda motor yang dikendarai temannya, Ambar warga Kecamatan Semin. Kala itu Fendianto bersama Ambar usai makan di salah satu warung makan.

Sampai di lokasi kejadian dalam kondisi jalan sepi, ia berpapasan dengan pengendara sepeda motor yang tak di kenal. Pengendara misterius tersebut tiba-tiba mengeluarkan sejenis senjata tajam dan mengayunkan ke arah korban.

Akibatnya, korban mengalami luka robek pada tangan kanan. Tak hanya itu, diduga karena sabetan senjata yang cukup keras Fendianto mengalami retak pada tulang tangan.

Ambar yang saat kejadian bersama korban langsung menolong korban kemudian dibawa ke RS UGM untuk mendapatkan perawatan medis.

"Saya tidak sempat melihat nomor platnya, karena kejadiannya berlangsung cepat," tuturnya saat ditemui di rumahnya.

Apes. Warga Sleman jadi korban pembacokan dini hari.

Nasib apes menimpa Fendianto (23) warga Padukuhan Dondong, Desa Jetis, Kecamatan Saptosari. Ia menjadi korban pembacokan oleh pria misterius yang mengendarai sepeda motor pada Senin (03/02/2020) pukul 02.00 dini hari di Jl. Kabupaten, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman.


Diceritakan Fendianto, kejadian itu bermula saat ia membonceng sepeda motor yang dikendarai temannya, Ambar warga Kecamatan Semin. Kala itu Fendianto bersama Ambar usai makan di salah satu warung makan.

Sampai di lokasi kejadian dalam kondisi jalan sepi, ia berpapasan dengan pengendara sepeda motor yang tak di kenal. Pengendara misterius tersebut tiba-tiba mengeluarkan sejenis senjata tajam dan mengayunkan ke arah korban.

Akibatnya, korban mengalami luka robek pada tangan kanan. Tak hanya itu, diduga karena sabetan senjata yang cukup keras Fendianto mengalami retak pada tulang tangan.

Ambar yang saat kejadian bersama korban langsung menolong korban kemudian dibawa ke RS UGM untuk mendapatkan perawatan medis.

"Saya tidak sempat melihat nomor platnya, karena kejadiannya berlangsung cepat," tuturnya saat ditemui di rumahnya.

Tidak ada komentar

Loading...