TASIKMALAYA JABAR - Penemuan mayat laki laki di jurang sedalam 10 meter menggemparkan warga Desa Cikubang, Taraju, Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (27/1/2020). Kondisinya cukup mengenaskan tersangkut pepohonan.

Kondisi jenazah terdapat lebam-lebam dengan tangan kanan meliling di belakang tubuhnya.

"Saya mendapat laporan dari warga pas kesini ternyata memang ada mayat, telungkup di tebing jurang nyangkut di pepohonan" ucap Dadan, saksi mata.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi melakukan identifikasi. Selain mengambil sidik jari, polisi juga mencari identitas korban. Namun tidak satupun identitas ditemukan ditubuhnya.

"Benar ada penemuan mayat di jurang sedalam 10 meter, kami identifikasi," ujar Ipda Dudung Supriatna, Kanit Reskrim Polres Tasikmalaya, Jawa barat.

Polisi belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Proses otopsi akan digelar untuk mengungkap penyebab kematianya.

"Belum bisa diketahui penyebab kematianya, bisa segala kemungkinan. Tunggu autopsi dulu" Tambah dudung.

Proses evakuasi jenazah berlangsung dramatis harus gunakan tali. Polisi dibantu TNI dan warga angkat jenazah menuju kendaraan patroli. Jenazah dibawa ke RSUD dr Sukarjo untuk autopsi.

Terjatuh di Jurang, Pria di Tasikmalaya Ditemukan Meninggal

TASIKMALAYA JABAR - Penemuan mayat laki laki di jurang sedalam 10 meter menggemparkan warga Desa Cikubang, Taraju, Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (27/1/2020). Kondisinya cukup mengenaskan tersangkut pepohonan.

Kondisi jenazah terdapat lebam-lebam dengan tangan kanan meliling di belakang tubuhnya.

"Saya mendapat laporan dari warga pas kesini ternyata memang ada mayat, telungkup di tebing jurang nyangkut di pepohonan" ucap Dadan, saksi mata.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi melakukan identifikasi. Selain mengambil sidik jari, polisi juga mencari identitas korban. Namun tidak satupun identitas ditemukan ditubuhnya.

"Benar ada penemuan mayat di jurang sedalam 10 meter, kami identifikasi," ujar Ipda Dudung Supriatna, Kanit Reskrim Polres Tasikmalaya, Jawa barat.

Polisi belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Proses otopsi akan digelar untuk mengungkap penyebab kematianya.

"Belum bisa diketahui penyebab kematianya, bisa segala kemungkinan. Tunggu autopsi dulu" Tambah dudung.

Proses evakuasi jenazah berlangsung dramatis harus gunakan tali. Polisi dibantu TNI dan warga angkat jenazah menuju kendaraan patroli. Jenazah dibawa ke RSUD dr Sukarjo untuk autopsi.

Tidak ada komentar