LAMONGAN JATIM - Diduga menjadi korban pencurian, Rowaini (68), ibu mertua Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamongan, ditemukan tewas. Korban tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka.

Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan korban ditemukan telah tewas di rumahnya di Dusun Dukuhan Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng. Korban ditemukan tewas oleh keluarganya dalam keadaan masih mengenakan mukena.

"Setelah kami lakukan identifikasi, korban ada luka di leher dan tangan," kata Norman kepada wartawan di lokasi, Sabtu (4/1/2019).

Dugaan sementara, kata Norman, korban meninggal karena menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curat). Pihaknya, lanjut Norman, saat ini masih melakukan otopsi dan visum luar di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan.

"Kami duga ini adalah korban pencurian dengan kekerasan. Untuk barang yang hilang nanti masih kami hitung bersama keluarga," jelas Norman.

Norman menduga pelaku hanya satu orang. Norman meminta waktu untuk bisa mengungkap kasus ini. Saat ditanya apakah ada kemungkinan pelaku kenal dengan korban? Norman menjawab kemungkinan itu ada.

"Biarkan kami bekerja dulu, baru kemudian nanti kami ungkap. Saya minta waktu 3 hari agar kasus ini terungkap dan pelakunya tertangkap," pinta Norman.

Polisi sudah memberi tanda garis polisi di rumah korban dan juga menggelar olah TKP. Tim Labfor Polda Jatim juga sudah melakukan identifikasi di lokasi kejadian.

Korban Pembunuhan, Seorang Ibu Di Lamongan Tewas Bersimbah Darah

LAMONGAN JATIM - Diduga menjadi korban pencurian, Rowaini (68), ibu mertua Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamongan, ditemukan tewas. Korban tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka.

Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan korban ditemukan telah tewas di rumahnya di Dusun Dukuhan Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng. Korban ditemukan tewas oleh keluarganya dalam keadaan masih mengenakan mukena.

"Setelah kami lakukan identifikasi, korban ada luka di leher dan tangan," kata Norman kepada wartawan di lokasi, Sabtu (4/1/2019).

Dugaan sementara, kata Norman, korban meninggal karena menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curat). Pihaknya, lanjut Norman, saat ini masih melakukan otopsi dan visum luar di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan.

"Kami duga ini adalah korban pencurian dengan kekerasan. Untuk barang yang hilang nanti masih kami hitung bersama keluarga," jelas Norman.

Norman menduga pelaku hanya satu orang. Norman meminta waktu untuk bisa mengungkap kasus ini. Saat ditanya apakah ada kemungkinan pelaku kenal dengan korban? Norman menjawab kemungkinan itu ada.

"Biarkan kami bekerja dulu, baru kemudian nanti kami ungkap. Saya minta waktu 3 hari agar kasus ini terungkap dan pelakunya tertangkap," pinta Norman.

Polisi sudah memberi tanda garis polisi di rumah korban dan juga menggelar olah TKP. Tim Labfor Polda Jatim juga sudah melakukan identifikasi di lokasi kejadian.

Tidak ada komentar