KARAWANG JABAR - Wanita yang bernama Naela Astuti (26) anggota komplotan yang membakar dan merampok pria bernama Luki Ludiana (26) di Hotel Pondok Ratu, Jomin, Karawang, dikenal aktif di Instagram.

Dia menggunakan dua akun palsu, perempuan pekerja seks komersial (PSK) online tersebut kerap mengunggah video snapgram seksi.

"Dua akun palsu itu aktif berkomentar di sejumlah akun instagram penuh konten mesum. Tujuannya supaya pria terpancing mengikuti akun tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurniawan saat ditemui, Sabtu (18/1/2020).

Di dua akun palsu itu, Naela kerap mengunggah video seksi. Sambil berpakaian minim, ia melakukan berbagai pose cabul dan tak senonoh. Penyidik menemukan banyak pembicaraan nakal dan chat mesum antara Naela dan sejumlah pria. "Setelah kita lacak, banyak pria yang berkomunikasi dengan pelaku perempuan ini. Tujuannya, janjian bertemu," katanya.

Sejumlah modus dilayangkan Naela. Kepada korbannya, Naela curhat perlu duit untuk membayar utang. Kode itu kemudian disambut dengan ajakan berkencan.

Polisi juga menemukan sejumlah data memuat rencana jangka panjang para pelaku.
"Rencana kedepan para pelaku adalah mengembangkan fake account dan bisnis ganja goril. Tujuannya mengumpulkan modal untuk menikah dan membangun rumah tangga," ungkap Bimantoro.

Untuk diketahui, Rasul Raghid (25) otak komplotan itu memadu kasih dengan Naela Astuti. Selain melakukan curas bersama pacarnya, Raghid juga pernah berbisnis jual beli motor bodong. "Dia juga berbisnis ganja gorila," katanya.

PSK Pembakar Pria Karawang Sering Unggah Video Bugil

KARAWANG JABAR - Wanita yang bernama Naela Astuti (26) anggota komplotan yang membakar dan merampok pria bernama Luki Ludiana (26) di Hotel Pondok Ratu, Jomin, Karawang, dikenal aktif di Instagram.

Dia menggunakan dua akun palsu, perempuan pekerja seks komersial (PSK) online tersebut kerap mengunggah video snapgram seksi.

"Dua akun palsu itu aktif berkomentar di sejumlah akun instagram penuh konten mesum. Tujuannya supaya pria terpancing mengikuti akun tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurniawan saat ditemui, Sabtu (18/1/2020).

Di dua akun palsu itu, Naela kerap mengunggah video seksi. Sambil berpakaian minim, ia melakukan berbagai pose cabul dan tak senonoh. Penyidik menemukan banyak pembicaraan nakal dan chat mesum antara Naela dan sejumlah pria. "Setelah kita lacak, banyak pria yang berkomunikasi dengan pelaku perempuan ini. Tujuannya, janjian bertemu," katanya.

Sejumlah modus dilayangkan Naela. Kepada korbannya, Naela curhat perlu duit untuk membayar utang. Kode itu kemudian disambut dengan ajakan berkencan.

Polisi juga menemukan sejumlah data memuat rencana jangka panjang para pelaku.
"Rencana kedepan para pelaku adalah mengembangkan fake account dan bisnis ganja goril. Tujuannya mengumpulkan modal untuk menikah dan membangun rumah tangga," ungkap Bimantoro.

Untuk diketahui, Rasul Raghid (25) otak komplotan itu memadu kasih dengan Naela Astuti. Selain melakukan curas bersama pacarnya, Raghid juga pernah berbisnis jual beli motor bodong. "Dia juga berbisnis ganja gorila," katanya.

Tidak ada komentar