Social Items

Mantan penjaga gawang Kalteng Putra, Dimas Galih, merapat ke Persik Kediri. Pemain berusia 27 tahun itu memulai latihan bersama skuat Macan Putih mulai hari ini, Jumat (10/1/2020).

Dimas Galih mengungkap sudah berkeinginan bergabung Persik sejak akhir musim lalu, saat kompetisi Liga 1 2019. Pemain asli Surabaya itu mempertimbangkan faktor keluarga untuk kelanjutan kariernya.


"Saat main untuk Kalteng Putra, saya harus ke Palangkaraya dan berpisah dengan keluarga. Intensitas pertemuan kami jadi berkurang. Saya merasa ingin selalu dekat dengan keluarga.

"Ada beberapa keluarga istri saya yang tinggal di Kediri. Istri saya sangat mendukung saya bermain untuk Persik. Alhamdulillah, ada tawaran datang dan coach Joko Susilo (pelatih Persik) juga ingin saya bermain di sini," imbuhnya.

Selama kariernya, Dimas Galih pernah bergabung beberapa klub. Di antaranya Persijap Jepara, PSM Makassar, Gresik United, dan Persebaya Surabaya. Dia juga terbiasa merantau ke luar Jawa.

Hanya, musim ini Dimas Galih tidak ingin jauh-jauh dari rumahnya di Sidoarjo. Pilihannya tentu bergabung dengan klub Jawa Timur, satu di antaranya adalah Persik yang berstatus sebagai juara Liga 2 2019.

"Kalau dekat dengan keluarga, lebih enak. Mereka selama ini yang memberikan dukungan kepada saya. Anak dan istri itu penyemangat. Mungkin nanti juga bisa sering pulang," ucap mantan kiper Persebaya U-21 tersebut.

Musim lalu, Dimas merupakan kiper andalan Kalteng Putra. Namun, dia mengalami cedera patah tulang selangka pada pertengahan musim. Dimas pun absen sampai akhir dan kini sudah siap kembali ke lapangan hijau.

Persik Kediri dapatkan penjaga gawang Kalteng Putra

Mantan penjaga gawang Kalteng Putra, Dimas Galih, merapat ke Persik Kediri. Pemain berusia 27 tahun itu memulai latihan bersama skuat Macan Putih mulai hari ini, Jumat (10/1/2020).

Dimas Galih mengungkap sudah berkeinginan bergabung Persik sejak akhir musim lalu, saat kompetisi Liga 1 2019. Pemain asli Surabaya itu mempertimbangkan faktor keluarga untuk kelanjutan kariernya.


"Saat main untuk Kalteng Putra, saya harus ke Palangkaraya dan berpisah dengan keluarga. Intensitas pertemuan kami jadi berkurang. Saya merasa ingin selalu dekat dengan keluarga.

"Ada beberapa keluarga istri saya yang tinggal di Kediri. Istri saya sangat mendukung saya bermain untuk Persik. Alhamdulillah, ada tawaran datang dan coach Joko Susilo (pelatih Persik) juga ingin saya bermain di sini," imbuhnya.

Selama kariernya, Dimas Galih pernah bergabung beberapa klub. Di antaranya Persijap Jepara, PSM Makassar, Gresik United, dan Persebaya Surabaya. Dia juga terbiasa merantau ke luar Jawa.

Hanya, musim ini Dimas Galih tidak ingin jauh-jauh dari rumahnya di Sidoarjo. Pilihannya tentu bergabung dengan klub Jawa Timur, satu di antaranya adalah Persik yang berstatus sebagai juara Liga 2 2019.

"Kalau dekat dengan keluarga, lebih enak. Mereka selama ini yang memberikan dukungan kepada saya. Anak dan istri itu penyemangat. Mungkin nanti juga bisa sering pulang," ucap mantan kiper Persebaya U-21 tersebut.

Musim lalu, Dimas merupakan kiper andalan Kalteng Putra. Namun, dia mengalami cedera patah tulang selangka pada pertengahan musim. Dimas pun absen sampai akhir dan kini sudah siap kembali ke lapangan hijau.

Tidak ada komentar

Loading...