Persik Kediri mulai menggeliat dalam aktivitas perekrutan pemain jelang kompetisi musim 2020. Satu per satu pemain mulai datang ke Kediri. Terbaru, Sackie Teah Doe tampak di mes pemain yang terletak di Jalan PK Bangsa, Kota Kediri, tersebut.

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo, membenarkan pemain naturalisasi asal Liberia itu ada di penginapan pemain tim Macan Putih.

"Saya sedang ngobrol dengan Sackie Doe di mes. Kami hanya bincang-bincang santai. Tak membahas soal masa depan dia di Persik," ungkap Joko Susilo.

Musim lalu, tepatnya mulai putaran kedua, Sackie Teah Doe membela Barito Putera. Gelandang yang pernah bermain di Persebaya Surabaya ini hanya tujuh kali main, tanpa mencetak gol.

"Terlalu jauh kalau bicara merekrut Sackie Doe. Nanti manajemen yang menjelaskan soal itu. Saya hanya sebatas ngobrol sebagai pribadi. Kami masih banyak waktu untuk mencari pemain baru," imbuh pelatih yang karib disapa Getuk ini.

Di sisi lain, pada musim 2020, Barito Putera melakukan perombakan besar-besaran. Sekitar 16 pemain dilepas atau inisiatif sendiri keluar dari klub, karena pindah ke kontestan Liga 1 lainnya. Bukan tidak mungkin, Sackie Teah Doe memilih Persik Kediri jadi pelabuhan barunya.

Persik Kediri dapatkan geladang jangkar asal Liberia

Persik Kediri mulai menggeliat dalam aktivitas perekrutan pemain jelang kompetisi musim 2020. Satu per satu pemain mulai datang ke Kediri. Terbaru, Sackie Teah Doe tampak di mes pemain yang terletak di Jalan PK Bangsa, Kota Kediri, tersebut.

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo, membenarkan pemain naturalisasi asal Liberia itu ada di penginapan pemain tim Macan Putih.

"Saya sedang ngobrol dengan Sackie Doe di mes. Kami hanya bincang-bincang santai. Tak membahas soal masa depan dia di Persik," ungkap Joko Susilo.

Musim lalu, tepatnya mulai putaran kedua, Sackie Teah Doe membela Barito Putera. Gelandang yang pernah bermain di Persebaya Surabaya ini hanya tujuh kali main, tanpa mencetak gol.

"Terlalu jauh kalau bicara merekrut Sackie Doe. Nanti manajemen yang menjelaskan soal itu. Saya hanya sebatas ngobrol sebagai pribadi. Kami masih banyak waktu untuk mencari pemain baru," imbuh pelatih yang karib disapa Getuk ini.

Di sisi lain, pada musim 2020, Barito Putera melakukan perombakan besar-besaran. Sekitar 16 pemain dilepas atau inisiatif sendiri keluar dari klub, karena pindah ke kontestan Liga 1 lainnya. Bukan tidak mungkin, Sackie Teah Doe memilih Persik Kediri jadi pelabuhan barunya.