PROBOLINGGO JATIM - Seorang pria penumpang Bus Ladju jurusan Jember-Surabaya tewas mendadak di tengah perjalanan. Ia bernama Jamrie (60), Warga Bondowoso.

Kernet Bus Ladju, Yanto mengatakan, Jamrie naik bus dari depan SPBU Ketapang, Kota Probolinggo dengan tujuan Surabaya, Selasa (14/1) pukul 23.30 WIB. Namun di tengah perjalanan, korban tiba-tiba sesak nafas disertai kejang-kejang.

"Setelah naik bus, dia (korban) tiba-tiba sesak napas. Karena khawatir, bus kemudian dihentikan dan korban dibawa keluar," kata Yanto, Rabu (15/1/2020).

Penumpang itu kemudian ditidurkan di Pos Linmas yang berada di jalur pantura Probolinggo, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih.

Kebetulan ada seorang bidan yang tengah melintas. Jamrie diperiksa dan diketahui telah meninggal dunia.

Sementara polisi yang datang ke TKP langsung memeriksa saksi-saksi di lokasi. Lalu mengecek dokumen yang dibawa penumpang tersebut. Tim Inafis juga melakukan identifikasi Jamrie.

Kapolsek Sumberasih Iptu Suyanto mengatakan, dugaan awal meninggalnya Jamrie akibat sakit yang dideritanya. Hal itu sama dengan keterangan pihak keluarga, yang menyebut Jamrie memiliki riwayat penyakit jantung.

"Usai kami telepon pihak keluarga, mereka juga mengatakan korban punya penyakit jantung," terang Suyanto.

Guna kepentingan penyelidikan, jenazah Jamrie kemudian dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit dr Mohammad Saleh, Kota Probolinggo.

Jenazah Jamrie divisum untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya penumpang tersebut.

Penumpang Bus Jember-Surabaya Tewas Mendadak di Probolinggo

PROBOLINGGO JATIM - Seorang pria penumpang Bus Ladju jurusan Jember-Surabaya tewas mendadak di tengah perjalanan. Ia bernama Jamrie (60), Warga Bondowoso.

Kernet Bus Ladju, Yanto mengatakan, Jamrie naik bus dari depan SPBU Ketapang, Kota Probolinggo dengan tujuan Surabaya, Selasa (14/1) pukul 23.30 WIB. Namun di tengah perjalanan, korban tiba-tiba sesak nafas disertai kejang-kejang.

"Setelah naik bus, dia (korban) tiba-tiba sesak napas. Karena khawatir, bus kemudian dihentikan dan korban dibawa keluar," kata Yanto, Rabu (15/1/2020).

Penumpang itu kemudian ditidurkan di Pos Linmas yang berada di jalur pantura Probolinggo, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih.

Kebetulan ada seorang bidan yang tengah melintas. Jamrie diperiksa dan diketahui telah meninggal dunia.

Sementara polisi yang datang ke TKP langsung memeriksa saksi-saksi di lokasi. Lalu mengecek dokumen yang dibawa penumpang tersebut. Tim Inafis juga melakukan identifikasi Jamrie.

Kapolsek Sumberasih Iptu Suyanto mengatakan, dugaan awal meninggalnya Jamrie akibat sakit yang dideritanya. Hal itu sama dengan keterangan pihak keluarga, yang menyebut Jamrie memiliki riwayat penyakit jantung.

"Usai kami telepon pihak keluarga, mereka juga mengatakan korban punya penyakit jantung," terang Suyanto.

Guna kepentingan penyelidikan, jenazah Jamrie kemudian dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit dr Mohammad Saleh, Kota Probolinggo.

Jenazah Jamrie divisum untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya penumpang tersebut.

Tidak ada komentar