Social Items

KEDIRI - Mbah WAJI, nenek berusia 80 tahun ditemukan meninggal dan mengapung di sungai Dusun Pule  Desa Jati Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri.

AKP SUKARMAN, Kapolsek Tarokan Polres Kediri Kota saat dikonfirmasi menjelaskan, Mbah WAJI warga Dusun Manyaran Desa Jati Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri, meninggalkan rumah sejak kemarin malam.

Menurut keterangan keluarga, Mbah WAJI sudah sering meninggalkan rumah karena kondisi sudah pikun.

Akhirnya pihak keluarga melapor ke perangkat desa setempat dan melakukan pencarian ke sekitar rumah tapi tidak ketemu.

Baru tadi siang, sekitar jam 14.30 WIB, Mbah WAJI ditemukan sudah mengapung di sungai.

Setelah dilakukan evakuasi dan pemerikasaan oleh tim medis, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada jazad Mbah WAJI.

Hasil identifikasi tim medis di lokasi, Mbah WAJI dipastikan meninggal murni tenggelam. Pihak keluarga jug tidak menghendaki adanya proses otopsi.

Jenazah Mbah WAJI langsung diantar ke rumah duka untuk segera dimakamkan.

Nenek Di Kediri Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai

KEDIRI - Mbah WAJI, nenek berusia 80 tahun ditemukan meninggal dan mengapung di sungai Dusun Pule  Desa Jati Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri.

AKP SUKARMAN, Kapolsek Tarokan Polres Kediri Kota saat dikonfirmasi menjelaskan, Mbah WAJI warga Dusun Manyaran Desa Jati Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri, meninggalkan rumah sejak kemarin malam.

Menurut keterangan keluarga, Mbah WAJI sudah sering meninggalkan rumah karena kondisi sudah pikun.

Akhirnya pihak keluarga melapor ke perangkat desa setempat dan melakukan pencarian ke sekitar rumah tapi tidak ketemu.

Baru tadi siang, sekitar jam 14.30 WIB, Mbah WAJI ditemukan sudah mengapung di sungai.

Setelah dilakukan evakuasi dan pemerikasaan oleh tim medis, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada jazad Mbah WAJI.

Hasil identifikasi tim medis di lokasi, Mbah WAJI dipastikan meninggal murni tenggelam. Pihak keluarga jug tidak menghendaki adanya proses otopsi.

Jenazah Mbah WAJI langsung diantar ke rumah duka untuk segera dimakamkan.

Tidak ada komentar