BLITAR JATIM - Sebuah kecelakaan lalu lintas kembali merengut nyawa seorang pelajar Blitar. Sampai pekan kedua di bulan Januari ini, sebanyak tiga pelajar telah tewas menjadi korban kecelakaan di jalan raya.

Hari ini, nyawa Trisna Galih Afifa melayang akibat benturan hebat dengan mobil di depannya.

Pelajar berusia 15 tahun itu sedang mengendarai sepeda motornya dengan nomor polisi AG 2835 MD.

Sementara, sebuah kendaraan minibus dengan nomor polisi AG 1854 LD sedang berjalan searah di jalan umum Kelurahan Tangkil Kecamatan Beru, Kabupaten Blitar. Mobil dikendarai oleh Anggun Triana Christo (28), warga Wlingi.

"Keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian, kedua kendaraan ini berjalan searah dari utara ke selatan. Namun ketika mobil di depan belok kanan, sepeda motor menabrak dari belakang," kata Kasatlantas Polres Blitar AKP Yoppy Anggi Krisna dikonfirmasi, Jumat (10/01/2020).

Akibat benturan keras itu, pengendara motor mengalami luka parah di bagian kepala. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Sedangkan bodi mobil, terutama bagian pintu depan kanan atau bagian sopir penyok masuk ke dalam.

"Korban yang pelajar meninggal ketika dirawat di rumah sakit. Dan kami tidak menemukan SIM C karena korban ini usianya juga masih 15 tahun. Kalau pengendara mobil bawa SIM A," ungkapnya.

Laka lantas dengan korban pelajar tewas, telah tiga kali terjadi dalam dua pekan di Januari ini. Sebelumnya, dua pelajar juga tewas dalam laka lantas di wilayah Bence, Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.

Kapolres Blitar, AKBP Budi Hermanto menyatakan prihatin dengan kondisi ini. Pihak kepolisian akan mencoba berkoordinasi dengan dinas pendidikan untuk memberikan edukasi keamanan berkendara di jalan raya.

"Di samping itu kami akan tetap melakukan solusi agar meminimalisir dan fatalitas korban laka lantas. Kami juga imbau, para orang tua lebih hati-hati dan saling mengingatkan jika putra putrinya belum memiliki SIM dan belum layak berkendara di jalan raya agar tidak memberikan ijin guna terhindar dari laka lantas ataupun hal lainnya,"pungkas kapolres.

Motor Tabrak Mobil di Blitar, Pelajar 15 Tahun Tewas Di Lokasi

BLITAR JATIM - Sebuah kecelakaan lalu lintas kembali merengut nyawa seorang pelajar Blitar. Sampai pekan kedua di bulan Januari ini, sebanyak tiga pelajar telah tewas menjadi korban kecelakaan di jalan raya.

Hari ini, nyawa Trisna Galih Afifa melayang akibat benturan hebat dengan mobil di depannya.

Pelajar berusia 15 tahun itu sedang mengendarai sepeda motornya dengan nomor polisi AG 2835 MD.

Sementara, sebuah kendaraan minibus dengan nomor polisi AG 1854 LD sedang berjalan searah di jalan umum Kelurahan Tangkil Kecamatan Beru, Kabupaten Blitar. Mobil dikendarai oleh Anggun Triana Christo (28), warga Wlingi.

"Keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian, kedua kendaraan ini berjalan searah dari utara ke selatan. Namun ketika mobil di depan belok kanan, sepeda motor menabrak dari belakang," kata Kasatlantas Polres Blitar AKP Yoppy Anggi Krisna dikonfirmasi, Jumat (10/01/2020).

Akibat benturan keras itu, pengendara motor mengalami luka parah di bagian kepala. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Sedangkan bodi mobil, terutama bagian pintu depan kanan atau bagian sopir penyok masuk ke dalam.

"Korban yang pelajar meninggal ketika dirawat di rumah sakit. Dan kami tidak menemukan SIM C karena korban ini usianya juga masih 15 tahun. Kalau pengendara mobil bawa SIM A," ungkapnya.

Laka lantas dengan korban pelajar tewas, telah tiga kali terjadi dalam dua pekan di Januari ini. Sebelumnya, dua pelajar juga tewas dalam laka lantas di wilayah Bence, Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.

Kapolres Blitar, AKBP Budi Hermanto menyatakan prihatin dengan kondisi ini. Pihak kepolisian akan mencoba berkoordinasi dengan dinas pendidikan untuk memberikan edukasi keamanan berkendara di jalan raya.

"Di samping itu kami akan tetap melakukan solusi agar meminimalisir dan fatalitas korban laka lantas. Kami juga imbau, para orang tua lebih hati-hati dan saling mengingatkan jika putra putrinya belum memiliki SIM dan belum layak berkendara di jalan raya agar tidak memberikan ijin guna terhindar dari laka lantas ataupun hal lainnya,"pungkas kapolres.