Social Items

TUBAN JATIM - Kecelakaan beruntun terjadi di Tuban Minggu 26/01/2020. Sebuah mobil pribadi menabrak dua sepeda motor dan kemudian mengenai Mobil Penumpang Umum (MPU) yang sedang berhenti di lampu merah Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Tuban, Minggu (26/1/2020).

Akibat ditabrak dari belakang oleh mobil yang dikemudikan oleh seorang dokter itu, para pengendara motor mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Diduga pengemudi mobil pribadi itu kurang konsentrasi saat mengemudikan kendaraannya.

Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban Iptu Khoirul Ahmad menjelaskan, kecelakaan beruntun di lampu merah itu melibatkan mobil pribadi Nissan Mach dengan nomor polisi (Nopol) S 707 GE.

Mobil tersebut dikemudikan Juanda Akbar (27), asal Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Kota Tuban.

“Kecelakaan berawal saat mobil pribadi yang dikemudian seorang dokter berjalan dari arah timur ke barat. Diduga pengemudi kurang konsentrasi pada saat berkendara,” jelas Khoirul.

Mobil yang melaju dengan kecepatan sedang itu kemudian menabrak sepeda motor Mio nopol S 2301 FL yang dikendarai Indahwati (37), warga Kelurahan Perbon, Kota Tuban.

Sepeda motor tersebut berada di lajur sebelah kiri. Pemotor sedang menunggu lampu hijau di traffic light itu menyala.

Setelah menabrak Mio warna biru, mobil itu masih terus berjalan hingga menabrak motor Mio warna merah nopol S 3981 FV yang dikendarai M Lilik Nuryanto (50), warga Sumberejo, Kecamatan Rengel, Tuban. Saat itu, motor tersebut juga berhenti di traffic light.

“Terakhir, menabrak MPU dengan nopol S 309 UE yang dikemudikan oleh Narto. Semua kendaraan yang ditabrak sama-sama berjalan dari timur dan berhenti di traffic light,” tambahnya.

Petugas dari Polres Tuban yang datang ke lokasi langsung menolong korban dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. “Dua korban yang merupakan pengendara motor mengalami luka-luka. Kita masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi serta olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini,” pungkasnya.

Kecelakaan Beruntun, Mobil Tabrak Sepeda Motor Di Tuban

TUBAN JATIM - Kecelakaan beruntun terjadi di Tuban Minggu 26/01/2020. Sebuah mobil pribadi menabrak dua sepeda motor dan kemudian mengenai Mobil Penumpang Umum (MPU) yang sedang berhenti di lampu merah Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Tuban, Minggu (26/1/2020).

Akibat ditabrak dari belakang oleh mobil yang dikemudikan oleh seorang dokter itu, para pengendara motor mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Diduga pengemudi mobil pribadi itu kurang konsentrasi saat mengemudikan kendaraannya.

Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban Iptu Khoirul Ahmad menjelaskan, kecelakaan beruntun di lampu merah itu melibatkan mobil pribadi Nissan Mach dengan nomor polisi (Nopol) S 707 GE.

Mobil tersebut dikemudikan Juanda Akbar (27), asal Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Kota Tuban.

“Kecelakaan berawal saat mobil pribadi yang dikemudian seorang dokter berjalan dari arah timur ke barat. Diduga pengemudi kurang konsentrasi pada saat berkendara,” jelas Khoirul.

Mobil yang melaju dengan kecepatan sedang itu kemudian menabrak sepeda motor Mio nopol S 2301 FL yang dikendarai Indahwati (37), warga Kelurahan Perbon, Kota Tuban.

Sepeda motor tersebut berada di lajur sebelah kiri. Pemotor sedang menunggu lampu hijau di traffic light itu menyala.

Setelah menabrak Mio warna biru, mobil itu masih terus berjalan hingga menabrak motor Mio warna merah nopol S 3981 FV yang dikendarai M Lilik Nuryanto (50), warga Sumberejo, Kecamatan Rengel, Tuban. Saat itu, motor tersebut juga berhenti di traffic light.

“Terakhir, menabrak MPU dengan nopol S 309 UE yang dikemudikan oleh Narto. Semua kendaraan yang ditabrak sama-sama berjalan dari timur dan berhenti di traffic light,” tambahnya.

Petugas dari Polres Tuban yang datang ke lokasi langsung menolong korban dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. “Dua korban yang merupakan pengendara motor mengalami luka-luka. Kita masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi serta olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini,” pungkasnya.

Tidak ada komentar