REMBANG JATENG - KH Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang dini hari tadi.

Kepala Bidang Informasi dan Pengembangan RSUD dr R Soetrasno Rembang Nurdin menjelaskan Gus Miftah didiagnosa mengalami dehidrasi.

Hal yang menguatkan diagnosa tersebut yakni terjadinya hipotensi (tekanan darah rendah) terhadap Gus Miftah.

"Oleh IGD didiagnosa mengalami dehidrasi. Jadi ada tanda-tanda dehidrasi di antaranya hipotensi," jelas Nurdin, Jumat (10/1/2020).

Nurdin menjelaskan penanganan medis yang dilakukan terhadap Gus Miftah hanya sebatas pemberian cairan melalui infus.

Setelah diobservasi, kondisi Gus Miftah berangsur membaik dan segera dipulangkan.

"Jadi Jumat dini hari, sekitar jam 01.00 WIB ditangani di IGD. Kemudian dilakukan resusitasi cairan dan dipindah rawat ke ruang Paviliun Kartini lantai 4," terangnya.

Gus Miftah dirawat sekitar dua jam hingga kondisinya membaik dan akhirnya pulang."Beliau menghendaki untuk pulang saat itu juga," terangnya.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Gus Miftah sempat memberikan ceramah pada pengajian di dua lokasi di Rembang yakni di lapangan Palapa Kecamatan Pamotan dan lapangan Kecamatan Pancur, Kamis (9/1).

Seorang warga yang mengikuti salah satu pengajian tersebut, Suparno bercerita Gus Miftah mengatakan dirinya sedang sakit saat sedang ceramah.

"Gus Miftah pas ceramah memang secara langsung bilang kalau sedang sakit, nggak enak badan. Kebetulan pas pengajian di Pamotan itu hujan, beliau lepas sorban mungkin kena air hujan banyak," kata Suparno.

Kondisi Gus Miftah Saat Dilarikan ke RS Usai Ceramah

REMBANG JATENG - KH Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang dini hari tadi.

Kepala Bidang Informasi dan Pengembangan RSUD dr R Soetrasno Rembang Nurdin menjelaskan Gus Miftah didiagnosa mengalami dehidrasi.

Hal yang menguatkan diagnosa tersebut yakni terjadinya hipotensi (tekanan darah rendah) terhadap Gus Miftah.

"Oleh IGD didiagnosa mengalami dehidrasi. Jadi ada tanda-tanda dehidrasi di antaranya hipotensi," jelas Nurdin, Jumat (10/1/2020).

Nurdin menjelaskan penanganan medis yang dilakukan terhadap Gus Miftah hanya sebatas pemberian cairan melalui infus.

Setelah diobservasi, kondisi Gus Miftah berangsur membaik dan segera dipulangkan.

"Jadi Jumat dini hari, sekitar jam 01.00 WIB ditangani di IGD. Kemudian dilakukan resusitasi cairan dan dipindah rawat ke ruang Paviliun Kartini lantai 4," terangnya.

Gus Miftah dirawat sekitar dua jam hingga kondisinya membaik dan akhirnya pulang."Beliau menghendaki untuk pulang saat itu juga," terangnya.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Gus Miftah sempat memberikan ceramah pada pengajian di dua lokasi di Rembang yakni di lapangan Palapa Kecamatan Pamotan dan lapangan Kecamatan Pancur, Kamis (9/1).

Seorang warga yang mengikuti salah satu pengajian tersebut, Suparno bercerita Gus Miftah mengatakan dirinya sedang sakit saat sedang ceramah.

"Gus Miftah pas ceramah memang secara langsung bilang kalau sedang sakit, nggak enak badan. Kebetulan pas pengajian di Pamotan itu hujan, beliau lepas sorban mungkin kena air hujan banyak," kata Suparno.