Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang melakukan pemantauan kesehatan terhadap penumpang yang datang ke Indonesia dari China.

Pemantauan tersebut dilakukan setelah Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto menginstruksikan agar melakukan bandara dan pelabuhan untuk melakukan antisipasi masuknya virus misterius dari negeri tirai bambu itu.

Kepala KKP Semarang, Aryanti mengatakan bahwa pemantauan kesehatan yang dilakukan dengan mengecek suhu tubuh dari penumpang yang datang dari China baik di pelabuhan dan bandara.

Menurutnya jika ada penumpang yang memiliki suhu di atas 38 derajat celsius maka akan dilakukan observasi.



"Selain itu kami juga melakukan pengecekan terhadap tanda-tanda penyakit Pneumonia pada penumpang, seperti sesak nafas," katanya beberapa waktu yang lalu.

Ia mengatakan selain itu penumpang yang datang dari China akan mendapatkan Kartu Kewaspadaan Kesehatan atau Health Alert Card (HAC).

Nantinya jika di kemudian hari penumpang tersebut mengalami sakit pihak rumah sakit dapat mengetahui riwayat perjalanan dari penumpang tersebut.

"Sampai saat ini belum ada (yang terindikasi). Karena belum ada penumpang yang langsung datang dari China menuju pelabuhan semarang dan bandara ahmad yani. Karena sebelum ke Semarang pasti akan transit ke bandara lain," katanya.

KKP Semarang melakukan Antisipasi masuknya virus misteriuas dari China

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang melakukan pemantauan kesehatan terhadap penumpang yang datang ke Indonesia dari China.

Pemantauan tersebut dilakukan setelah Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto menginstruksikan agar melakukan bandara dan pelabuhan untuk melakukan antisipasi masuknya virus misterius dari negeri tirai bambu itu.

Kepala KKP Semarang, Aryanti mengatakan bahwa pemantauan kesehatan yang dilakukan dengan mengecek suhu tubuh dari penumpang yang datang dari China baik di pelabuhan dan bandara.

Menurutnya jika ada penumpang yang memiliki suhu di atas 38 derajat celsius maka akan dilakukan observasi.



"Selain itu kami juga melakukan pengecekan terhadap tanda-tanda penyakit Pneumonia pada penumpang, seperti sesak nafas," katanya beberapa waktu yang lalu.

Ia mengatakan selain itu penumpang yang datang dari China akan mendapatkan Kartu Kewaspadaan Kesehatan atau Health Alert Card (HAC).

Nantinya jika di kemudian hari penumpang tersebut mengalami sakit pihak rumah sakit dapat mengetahui riwayat perjalanan dari penumpang tersebut.

"Sampai saat ini belum ada (yang terindikasi). Karena belum ada penumpang yang langsung datang dari China menuju pelabuhan semarang dan bandara ahmad yani. Karena sebelum ke Semarang pasti akan transit ke bandara lain," katanya.

Tidak ada komentar