BANYUWANGI JATIM - Kecelakaan yang melibatkan Dua motor di Jalan Raya Teratai Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (24/1/2020).

Seorang korban pengendara motor mengalami kritis akibat gegar otak berat.

Korban luka yaitu Sudarno (71), warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, pengendara motor Honda Blade bernopol P 4097 XJ.

Motornya saat itu bertabrakan dengan Yamaha Mio dengan nopol P 6641 YL yang dikendarai Al Azura (16), pelajar asal Kecamatan Glagah.

Kanit Laka Satlantas Polresta Banyuwangi Iptu Ardhi Bita Kumala mengatakan, kecelakaan terjadi tepat di depan toko meubel Jalan Raya Teratai.

Kecelakaan bermula saat motor Yamaha Mio melaju dari timur dan berbelok ke selatan.

Sedangkan dari arah selatan menuju utara, melaju motor Honda Blade dengan kecepatan sedang. Karena jarak terlalu dekat, kedua pengendara tidak bisa mengendalikan motornya, sehingga terjadilah kecelakaan itu.

"Pengendara motor Honda Blade (Sudarno) tak sadarkan diri dan diduga gegar otak berat. Sedangkan pengendara Yamaha Mio (Al Azura), mengalami luka lecet di tangan dan kaki serta dislokasi tangan kanan," terang Ardhi.

Kedua korban kemudian dibawa ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan hasil olah TKP, Ardhi menyebut bahwa kecelakaan terjadi diduga akibat kelalaian pengendara Yahama Mio. Apalagi setelah dicek, kedua pengendara motor itu sama-sama tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kecelakaan 2 Motor Di Banyuwangi, Korban Kritis

BANYUWANGI JATIM - Kecelakaan yang melibatkan Dua motor di Jalan Raya Teratai Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (24/1/2020).

Seorang korban pengendara motor mengalami kritis akibat gegar otak berat.

Korban luka yaitu Sudarno (71), warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, pengendara motor Honda Blade bernopol P 4097 XJ.

Motornya saat itu bertabrakan dengan Yamaha Mio dengan nopol P 6641 YL yang dikendarai Al Azura (16), pelajar asal Kecamatan Glagah.

Kanit Laka Satlantas Polresta Banyuwangi Iptu Ardhi Bita Kumala mengatakan, kecelakaan terjadi tepat di depan toko meubel Jalan Raya Teratai.

Kecelakaan bermula saat motor Yamaha Mio melaju dari timur dan berbelok ke selatan.

Sedangkan dari arah selatan menuju utara, melaju motor Honda Blade dengan kecepatan sedang. Karena jarak terlalu dekat, kedua pengendara tidak bisa mengendalikan motornya, sehingga terjadilah kecelakaan itu.

"Pengendara motor Honda Blade (Sudarno) tak sadarkan diri dan diduga gegar otak berat. Sedangkan pengendara Yamaha Mio (Al Azura), mengalami luka lecet di tangan dan kaki serta dislokasi tangan kanan," terang Ardhi.

Kedua korban kemudian dibawa ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan hasil olah TKP, Ardhi menyebut bahwa kecelakaan terjadi diduga akibat kelalaian pengendara Yahama Mio. Apalagi setelah dicek, kedua pengendara motor itu sama-sama tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Tidak ada komentar