Social Items

GARUT JABAR - Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya Polisi Garut berhasil menangkap Tegar (23), pemuda yang nekat membacok leher sopir angkutan kota di Garut, Jumat (24/1). Aksi biadab itu ternyata dilakukan gegara Tegar sakit hati.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan tersangka telah mengakui perbuatannya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, sambung Maradona, tersangka nekat menggorok Ade, sopir angkot, lantaran sakit hati diludahi.

"Menurut pengakuan tersangka, dia sakit hati karena wajahnya diludahi oleh korban," ungkap Maradona kepada wartawan, Minggu (26/1/2020).

Kepada polisi, Tegar yang saat kejadian duduk di belakang kursi sopir mengaku diludahi korban tiga kali.

Korban saat itu dalam keadaan mabuk. Merasa kesal, Tegar kemudian mencabut golok dari celananya dan menggorok leher korban.

"Pengakuannya tersangka menggorok leher korban tiga kali. Kemudian tersangka membacok korban ke arah kepala dan bahu," ucap Maradona.

Setelah menggorok korban, Tegar kemudian turun dari angkot dan berjalan kaki ke wilayah Kerkhof, Tarogong Kidul. Dia sempat bermalam di hutan kota Kerkhof sebelum akhirnya diciduk tim Resmob Sabtu (25/1).

Ini Penyebab Sopir Di Garut Yang Dibacok Penumpangnya

GARUT JABAR - Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya Polisi Garut berhasil menangkap Tegar (23), pemuda yang nekat membacok leher sopir angkutan kota di Garut, Jumat (24/1). Aksi biadab itu ternyata dilakukan gegara Tegar sakit hati.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan tersangka telah mengakui perbuatannya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, sambung Maradona, tersangka nekat menggorok Ade, sopir angkot, lantaran sakit hati diludahi.

"Menurut pengakuan tersangka, dia sakit hati karena wajahnya diludahi oleh korban," ungkap Maradona kepada wartawan, Minggu (26/1/2020).

Kepada polisi, Tegar yang saat kejadian duduk di belakang kursi sopir mengaku diludahi korban tiga kali.

Korban saat itu dalam keadaan mabuk. Merasa kesal, Tegar kemudian mencabut golok dari celananya dan menggorok leher korban.

"Pengakuannya tersangka menggorok leher korban tiga kali. Kemudian tersangka membacok korban ke arah kepala dan bahu," ucap Maradona.

Setelah menggorok korban, Tegar kemudian turun dari angkot dan berjalan kaki ke wilayah Kerkhof, Tarogong Kidul. Dia sempat bermalam di hutan kota Kerkhof sebelum akhirnya diciduk tim Resmob Sabtu (25/1).

Tidak ada komentar

Loading...