TULUNGAGUNG JATIM - Ovellia Febrian Tika Risty, pelajar berusia 14 tahun, warga Desa Pulerejo Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung ditemukan meninggal dunia di ruang tamu rumahnya, tadi pagi.

Kapolsek Ngantru Polres Tulungagung, AKP PUDJI WIDODO yang dikonfirmasi mengatakan, saat ditemukan, tangan OVELLIA sedang memegang mikrofon, yang kabelnya masih menancap di alat sound system.

Peristiwa ini pertama kali diketahui ibunya, yang bernama INDAH SRIWAHYUNI. Sekitar jam 09.00 WIB, INDAH menuju ke ruang tamu untuk melihat anaknya yang sedang karaoke.

INDAH kaget, karena anaknya sudah terbujur kaku dan tangan kiri memegang mikrofon. INDAH meminta bantuan tetangga, untuk mengantar ke RSUD dr. Iskak Tulungagung.

Tetapi sesampainya di rumah sakit, OVELLIA dinyatakan sudah meninggal dunia.

Hasil visum luar yang dilakukan Tim Medis, ditemukan bekas luka karena tersengat listrik di jari tangan sebelah kiri.

Tim medis juga menemukan luka memar di kepala bagian belakang. OVELLIA diduga meninggal karena terbentur di bagian kepala setelah tersengat listrik.

Pihak keluarga menerima ini sebagai musibah dan tidak menghendaki prosedur visum atas jenazah.

Hasil pemeriksaan di rumah korban, polisi menemukan bahwa ada kabel mikrofon yang terkelupas dan dibungkus dengan isolasi. Diduga isolasi ini terbuka, sehingga kabel yang terkelupas ini terpegang oleh tangan korban hingga tersengat listrik.

Asyik Karaoke, Warga Tulungagung Meninggal Tersengat Listrik

TULUNGAGUNG JATIM - Ovellia Febrian Tika Risty, pelajar berusia 14 tahun, warga Desa Pulerejo Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung ditemukan meninggal dunia di ruang tamu rumahnya, tadi pagi.

Kapolsek Ngantru Polres Tulungagung, AKP PUDJI WIDODO yang dikonfirmasi mengatakan, saat ditemukan, tangan OVELLIA sedang memegang mikrofon, yang kabelnya masih menancap di alat sound system.

Peristiwa ini pertama kali diketahui ibunya, yang bernama INDAH SRIWAHYUNI. Sekitar jam 09.00 WIB, INDAH menuju ke ruang tamu untuk melihat anaknya yang sedang karaoke.

INDAH kaget, karena anaknya sudah terbujur kaku dan tangan kiri memegang mikrofon. INDAH meminta bantuan tetangga, untuk mengantar ke RSUD dr. Iskak Tulungagung.

Tetapi sesampainya di rumah sakit, OVELLIA dinyatakan sudah meninggal dunia.

Hasil visum luar yang dilakukan Tim Medis, ditemukan bekas luka karena tersengat listrik di jari tangan sebelah kiri.

Tim medis juga menemukan luka memar di kepala bagian belakang. OVELLIA diduga meninggal karena terbentur di bagian kepala setelah tersengat listrik.

Pihak keluarga menerima ini sebagai musibah dan tidak menghendaki prosedur visum atas jenazah.

Hasil pemeriksaan di rumah korban, polisi menemukan bahwa ada kabel mikrofon yang terkelupas dan dibungkus dengan isolasi. Diduga isolasi ini terbuka, sehingga kabel yang terkelupas ini terpegang oleh tangan korban hingga tersengat listrik.