BANDUNG JABAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat sebanyak 11.659 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang terjadi di lima kecamatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar) sejak Kamis (23/1/2020) hingga Minggu (26/1/2020).

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat Budi Budiman Wahyu mengatakan, kerugian materil akibat banjir di Kabupaten Bandung juga bertambah, yakni menjadi 7.638 rumah terendam, 13 sekolah terendam dan 32 tempat ibadah terendam.

"Update banjir di kawasan Bandung Selatan hingga Minggu pagi, jam 7 pagi tadi terdapat sebanyak 11.659 kepala keluarga atau 40.844 jiwa terdampak banjir," kata Budi di Bandung, (27/1/2020).

Budi mengatakan saat ini warga terdampak mengungsi ke tempat yang lebih aman seperti di Kecamatan Dayeuhkolot, jumlah pengungsi di kantor kecamatan setempat ada 113 KK (kepala keluarga) atau 364 jiwa.

Selanjutnya, warga di Kecamatan Baleendah mengungsi ke tempat pengungsian dan Gedung Inkanas Baleendah mencapai 95 KK atau 331 jiwa.

"Hujan yang mengguyur kemarin memakan air kembali meningkat pada Sabtu malam sekitar pukul 23.30 WIB dari hujan deras yang lebih tinggi di Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung dan udara suplai lebih dominan dari sungai Citarum dan Cikapundung," jelasnya.

Sedangkan ketinggian air di lima kecamatan terdampak bervariasi mulai dari 10 cm hingga 2 meter seperti di Kecamatan Baleendah ketinggian muka antara 20 cm hingga 200 cm atau 2 meter.

Sementara itu, ruas Jalan Andir-Katapang hingga hari ini masih tidak bisa dilalui oleh roda dua dan empat sehingga BPBD membutuhkan peralatan seperti perahu karet lima unit, perahu serat tujuh unit, perahu almunium tiga unit dan unit tenda peleton dua.

Selain itu, BPBD Jabar juga telah mengirimkan bantuan logistik untuk kecamatan yang terdampak banjir di Bandung seperti mie instan 35 dus, air mineral 50 dus, selimut 78 lembar, paket sembako 50 paket dan matras 59 lembar.

Banjir masih menggenangi wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Bojongsoang, Kecamatan Baleendah, dan Kecamatan Rancaekek dengan ketinggian mulai 10 cm hingga 1,4 meter.

Akibat Banjir, Ribuan Rumah di Bandung Terendam

BANDUNG JABAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat sebanyak 11.659 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang terjadi di lima kecamatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar) sejak Kamis (23/1/2020) hingga Minggu (26/1/2020).

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat Budi Budiman Wahyu mengatakan, kerugian materil akibat banjir di Kabupaten Bandung juga bertambah, yakni menjadi 7.638 rumah terendam, 13 sekolah terendam dan 32 tempat ibadah terendam.

"Update banjir di kawasan Bandung Selatan hingga Minggu pagi, jam 7 pagi tadi terdapat sebanyak 11.659 kepala keluarga atau 40.844 jiwa terdampak banjir," kata Budi di Bandung, (27/1/2020).

Budi mengatakan saat ini warga terdampak mengungsi ke tempat yang lebih aman seperti di Kecamatan Dayeuhkolot, jumlah pengungsi di kantor kecamatan setempat ada 113 KK (kepala keluarga) atau 364 jiwa.

Selanjutnya, warga di Kecamatan Baleendah mengungsi ke tempat pengungsian dan Gedung Inkanas Baleendah mencapai 95 KK atau 331 jiwa.

"Hujan yang mengguyur kemarin memakan air kembali meningkat pada Sabtu malam sekitar pukul 23.30 WIB dari hujan deras yang lebih tinggi di Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung dan udara suplai lebih dominan dari sungai Citarum dan Cikapundung," jelasnya.

Sedangkan ketinggian air di lima kecamatan terdampak bervariasi mulai dari 10 cm hingga 2 meter seperti di Kecamatan Baleendah ketinggian muka antara 20 cm hingga 200 cm atau 2 meter.

Sementara itu, ruas Jalan Andir-Katapang hingga hari ini masih tidak bisa dilalui oleh roda dua dan empat sehingga BPBD membutuhkan peralatan seperti perahu karet lima unit, perahu serat tujuh unit, perahu almunium tiga unit dan unit tenda peleton dua.

Selain itu, BPBD Jabar juga telah mengirimkan bantuan logistik untuk kecamatan yang terdampak banjir di Bandung seperti mie instan 35 dus, air mineral 50 dus, selimut 78 lembar, paket sembako 50 paket dan matras 59 lembar.

Banjir masih menggenangi wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Bojongsoang, Kecamatan Baleendah, dan Kecamatan Rancaekek dengan ketinggian mulai 10 cm hingga 1,4 meter.

Tidak ada komentar