TUBAN JATIM - Seorang sopir pikap asal Tuban, Sutikno ditangkap polisi. Pria 36 tahun itu ditangkap usai membacok Samsul (30) warga Tempel, Surabaya yang juga seorang sopir.

Kapolsek Lakarsantri AKP Palma Fitria Fahlevi mengatakan, peristiwa pembacokan itu terjadi pada Jumat (20/12). Peristiwa itu terjadi akibat salah paham saat mereka sedang mengendarai mobil.

"Akibat salah paham. Kedua pengemudi mobil ini waktu itu sama-sama searah sedang melintas di Jalan Lontar," kata Palma Senin (23/12/2019).

Palma menuturkan, kesalahpahaman itu berawal saat mengendarai saling menyalip dan membunyikan klakson. Karena sama-sama merasa tidak terima, keduanya turun dari kendaraannya masing-masing dan adu mulut.

"Mereka turun di dekat pos polisi Lontar. Korban Samsul ini kemudian memukul tersangka Sutikno dan mengenai matanya," tuturnya.

"Korban ini kemudian juga mengambil stang dongkrak dan memukulkan kembali ke tersangka dan kena tangannya," lanjut Palma.

Tak terima dipukul membabi buta, tersangka kemudian mengambil parang dan disabetkan ke korban. Akibatnya korban mengalami luka bacok di bagian wajahnya.

"Korban terkena bacokan di bagian wajah. Dan harus dilarikan dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Wiyung Sejahtera," terang Palma.

"Usai membacok, tersangka langsung kita amankan beserta barang bukti parang untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.

Tak Terima Disalip, Dua Sopir Saling Pukul dan Bacok

TUBAN JATIM - Seorang sopir pikap asal Tuban, Sutikno ditangkap polisi. Pria 36 tahun itu ditangkap usai membacok Samsul (30) warga Tempel, Surabaya yang juga seorang sopir.

Kapolsek Lakarsantri AKP Palma Fitria Fahlevi mengatakan, peristiwa pembacokan itu terjadi pada Jumat (20/12). Peristiwa itu terjadi akibat salah paham saat mereka sedang mengendarai mobil.

"Akibat salah paham. Kedua pengemudi mobil ini waktu itu sama-sama searah sedang melintas di Jalan Lontar," kata Palma Senin (23/12/2019).

Palma menuturkan, kesalahpahaman itu berawal saat mengendarai saling menyalip dan membunyikan klakson. Karena sama-sama merasa tidak terima, keduanya turun dari kendaraannya masing-masing dan adu mulut.

"Mereka turun di dekat pos polisi Lontar. Korban Samsul ini kemudian memukul tersangka Sutikno dan mengenai matanya," tuturnya.

"Korban ini kemudian juga mengambil stang dongkrak dan memukulkan kembali ke tersangka dan kena tangannya," lanjut Palma.

Tak terima dipukul membabi buta, tersangka kemudian mengambil parang dan disabetkan ke korban. Akibatnya korban mengalami luka bacok di bagian wajahnya.

"Korban terkena bacokan di bagian wajah. Dan harus dilarikan dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Wiyung Sejahtera," terang Palma.

"Usai membacok, tersangka langsung kita amankan beserta barang bukti parang untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.

Tidak ada komentar