NGANJUK JATIM - Dilansir dari laman Andikafm, Dua orang pelajar meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Panglima Sudirman, depan RSUD Kertosono, Nganjuk, tadi sekitar jam 19.10 WIB

KOMPOL DJAMIN, Kapolsek Kertosono menjelaskan kecelakaan maut itu melibatkan dua kendaraan sepeda motor. Masing-masing Honda Beat dikendarai DENDY PRASETYO, 18 tahun, pelajar asal Jenar Ngepung, Patianrowo, Nganjuk. Saat itu dia membonceng BAYU, beralamat sama. Mereka terlibat kecelakaan dengan sepeda motor Honda CBR 250 yang dikendarai MUHAMMAD IDRIS JALALULI, 16 tahun, warga Bangsri Kertosono yang berboncengan dengan RAFI GALIH, 17 tahun, warga Kutorejo, Kertosono.

Kapolsek menjelaskan, awalnya motor CBR melaju dari arah Nganjuk ke Mengkreng. Saat tiba di depan RSUD Kertosono, pengemudi CBR berusaha mendahului mobil tak dikenal di depannya. Saat itulah motor CBR berjalan terlalu ke kanan. Sehingga tidak bisa mengantisipasi adanya sepeda motor Honda Beat yang melaju dari arah berlawanan. 

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan kedua sepeda motor tidak bisa dihindari. Akibatnya, dua orang meninggal dunia di lokasi akibat luka parah. Masing-masing DENDY PRASETYO, pengendara motor Beat dan MUHAMMAD IDRIS JALALULI, pengendara motor CBR 250. Sedangkan dua korban lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan CBR vs BEAT, 2 Orang Meninggal di Nganjuk

NGANJUK JATIM - Dilansir dari laman Andikafm, Dua orang pelajar meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Panglima Sudirman, depan RSUD Kertosono, Nganjuk, tadi sekitar jam 19.10 WIB

KOMPOL DJAMIN, Kapolsek Kertosono menjelaskan kecelakaan maut itu melibatkan dua kendaraan sepeda motor. Masing-masing Honda Beat dikendarai DENDY PRASETYO, 18 tahun, pelajar asal Jenar Ngepung, Patianrowo, Nganjuk. Saat itu dia membonceng BAYU, beralamat sama. Mereka terlibat kecelakaan dengan sepeda motor Honda CBR 250 yang dikendarai MUHAMMAD IDRIS JALALULI, 16 tahun, warga Bangsri Kertosono yang berboncengan dengan RAFI GALIH, 17 tahun, warga Kutorejo, Kertosono.

Kapolsek menjelaskan, awalnya motor CBR melaju dari arah Nganjuk ke Mengkreng. Saat tiba di depan RSUD Kertosono, pengemudi CBR berusaha mendahului mobil tak dikenal di depannya. Saat itulah motor CBR berjalan terlalu ke kanan. Sehingga tidak bisa mengantisipasi adanya sepeda motor Honda Beat yang melaju dari arah berlawanan. 

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan kedua sepeda motor tidak bisa dihindari. Akibatnya, dua orang meninggal dunia di lokasi akibat luka parah. Masing-masing DENDY PRASETYO, pengendara motor Beat dan MUHAMMAD IDRIS JALALULI, pengendara motor CBR 250. Sedangkan dua korban lainnya mengalami luka-luka.