Friday, May 25, 2018

Silsilah dan Garis Keturunan Syekh Jumadil Kubro dari Samarkand

Syekh Jumadil Qubro dilahirkan pada tahun 1349 M di sebuah daerah di Samarkand, Uzbekistan, Asia Tengah. Di sana beliau di didik dan dibesarkan oleh ayahanda Sayyid Zainul Khusen, sampai akhirnya beliau menikah dan dikaruniai tiga putra.

Kuwaluhan.com

Adapun ketiga putra beliau itu adalah : 1. Sayyid Ibrahim (Ibrahim As-Samarkhandi) 2. Maulana Iskha’ 3. Sunan Aspadi yang dikawin oleh Raja Rum Datang Ke Chempa Pada sekitar tahun 1399 M.

SILSILAH SYEKH JUMADIL KUBRO


  • Sayyid Jumadil Kubro bin 
  • Sayyid Zainul Khusen bin 
  • Sayyid Zainul Kubro bin 
  • Sayyid Zainul Alam bin 
  • Sayyid Zainal Abidin bin 
  • Sayyid Khusen bin 
  • Siti Fatimah binti 
  • Rasulullah Muhammad SAW bin 
  • Abdullah bin Abdul Mutholib bin 
  • Hasyim bin 
  • Abdul Manaf bin 
  • Qushoyi bin 
  • Kilab bin 
  • Murota bin 
  • Kaáb bin 
  • Luayyi bin 
  • Gholib bin 
  • Fihri bin 
  • Maliki bin 
  • Nadri bin 
  • Kinana bin 
  • Khuzaimah bin 
  • Mudrika bin 
  • Ilyas bin 
  • Mudhoro bin 
  • Nizar bin 
  • Maad bin 
  • Adnan bin 
  • Uddi bin 
  • Udaida bin 
  • Mukowami bin 
  • Nakhuro bin 
  • Tairokhi bin 
  • Ya’rub bin 
  • Yasjub bin 
  • Nabit bin 
  • Ismail bin 
  • Ibrahim bin 
  • Tarokha bin 
  • Nakhuro bin 
  • Syarukho bin 
  • Arghu bin 
  • Falakho bin 
  • Abaro bin 
  • Syalakho bin 
  • Arfakhsan bin 
  • Sami bin 
  • Nuh bin 
  • Lamaka bin 
  • Mutawaslikh bin 
  • Idris bin 
  • Yarid bin 
  • Mahlail bin 
  • Qoinani bin 
  • Yanasy bin 
  • Syits bin 
  • Adam Alaihi Sholatuwassalam.


KETURUNAN SYEKH JUMADIL KUBRO

1. Sayyid Jumadil Kubro dikaruniai tiga putra. Adapun ketiga putra beliau itu adalah :

Sayyid Ibrahim (Ibrahim As-Samarkhandi)
Maulana Iskha’
Sunan Aspadi yang dikawin oleh Raja Rum

2. Sayyid Ibrahim Bin Jumadil Kubro menikah dengan Dewi Candrawulan Binti Raja Kuntoro Chempa mempunyai 2 orang anak :

Sayyid Ali Rahmatullah (Sunan Ampel)
Sayyid Ali Murtadho (Raja Pandhito) R. Santri

3. Maulana Iskhak Bin Jumadil Kubro menikah dengan Raden Ayu Retno Kusumo Binti Raja Mundiwangi Pajajaran mempunyai 2 orang anak :

Sayyid Abdul Qodir atau disebut Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati)
Dewi Saroh (Istri Sunan Kalijogo)

4. Maulana Iskhak Bin Jumadil Kubro menikah dengan Dewi Sekardadu Binti Prabu Minak Sembuyu Blambangan mempunyai seorang anak bernama : Raden Paku atau (Sunan Giri)

5. Sunan Aspadi tidak diketahui karena berada di Kerajaan Rum

6. Sayyid Ali Rahmatullah (Sunan Ampel) Bin Sayyid Ibrahim Bin Jumadil Kubro menikah dengan Dewi Candrawati Binti Ariyotejo Adipati Tuban mempunyai 5 orang anak :

Siti Sariáh (Istri Haji Usman) Sunan Manyuran
Siti Mutmainnah (Istri Sayyid Muhsin)
Siti Khofsoh (Istri Sayyid Ahmad)
Sayyid Maqdum Ibrohim (Sunan Bonang)
Raden Qosim (Sunan Drajat)

7. Sayyid Ali Rahmatullah juga menikah dengan Dewi Karimah Binti Ki Bang Kuning, mempunyai 2 orang anak :

Dewi Murtasimah (Istri Raden Patah)
Dewi Murtasiyah (Istri Sunan Giri)

8. Sayyid Ali Murtadho (Raja Pandhito) Raden Santri Bin Sayyid Ibrahim As-Samarkhandi Bin Sayyid Jumadil Kubro menikah dengan Raden Ayu Maduretno Binti Prabu Ariyo Bariben mempunyai 3 orang anak :

Haji Usman (Sunan Manyuran) Mandalika
Usman Haji (Sunan Ngudung)
Nyai Gede Tundo (Istri Sunan Kertoyoso)

9. Sayyid Abdul Qodir atau disebut Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) Bin Maulana Iskhak Bin Sayyid Jumadil Kubro menikah dengan Dewi Haisah Binti Raden Jakender (Sunan Malaka) Madura mempunyai 2 orang anak :

Raden Abdul Jalil disebut Syeikh Siti Jenar tidak mau beristri
Dewi Sofiyah (Istri Raden Qosim) Sunan Drajat

10. Sayyid Maqdum Ibrahim (Sunan Bonang) Bin Raden Rahmad (Sunan Ampel) Bin sayyid Ibrahim Bin Sayyid Jumadil Kubro menikah dengan Dewi Hiroh Binti Raden Jakender (juga mertuanya Syarif Hidayatullah) mempunyai seorang anak bernama : Dewi Rukhilah (Istri Sunan Kudus).

11. Raden Qosim (Sunan Drajat) Bin Raden Rahmad bin sayyid Ibrahim Bin Jumadil Kubro menikah dengan Dewi Sofiyah Binti Sunan Cirebon mempunyai 3 orang anak :

Pangeran Trenggono
Pangeran Sandi
Dewi Rouyan

12. Haji Usman (Sunan Manyuran) Bin Raja Pandhito Bin sayyid Ibrahim Bin Sayyid Jumadil Kubro menikah dengan Siti Sariah Binti Sunan Ampel mempunyai seorang anak bernama : Amir Khasan

13. Usman Haji (Sunan Ngudung) Bin Raja Pandhito Bin Sayyid Ibrahim Bin Jumadil Kubro menikah dengan Dewi Sari Binti Tumenggung Wilatikta mempunyai 2 orang anak :

Dewi Sujinah (Istri Sunan Muria)
Amir Haji (Sayyid Ja’far Sodiq) Sunan Kudus

14. Dewi Murtasimah Binti Sunan Ampel Bin Sayyid Ibrahim Bin Jumadil Kubro dinikah oleh Raden Patah Bin Kertawijaya (Brawijaya) mempunyai 5 orang anak :

Pangeran Purbo
Pangeran Trenggono
Raden Bagos Sedokali
Raden Kenduruhan
Dewi Ratih

15. Nyai Gede Tundo Binti Raja Pandito Bin Sayyid Ibrahim Bin Sayyid Jumadil Kubro dinikah oleh Khalifah Khusen (Sunan Kertoyoso) Madura mempunyai seorang anak bernama : Khalifah Sughro.

16. Siti Mutmainah Binti Sunan Ampel Bin Sayyid Ibrahim Bin Sayyid Jumadil Kubro dinikah oleh Sayyid Muhsin (dari Yaman) beliau adalah murid Sunan Ampel atas perkawinannya mempunyai seorang anak bernama : Amir Khamzah.

17. Siti Khofsoh Binti Sunan Ampel Bin sayyid Ibrahim bin Sayyid Jumadil Kubro dinikah Sayyid Ahmad (Sunan Malaka) beliau adalah murid Sunan Ampel, atas perkawinannya tidak mempunyai anak.

18. Raden Paku (Sunan Giri) Bin Maulana Ishak Bin Sayyid Jumadil Kubro kelahiran Blambangan menikah dengan Dewi Murtasiyah Binti Sunan Ampel mempunyai 4 orang anak :

Raden Prabu
Raden Milyani
Raden Kuwo
Dewi Retnowati

19. Raden Sahid (Sunan Kalijogo) Bin Raden Sahur Tumenggung Wilatikta. Beliau adalah murid Sunan Ampel, menikah dengan Dewi Saroh Binti Maulana Ishak Bin Sayyid Jumadil Kubro, mempunyai 3 orang anak :

Raden Said (Sunan Muria)
Dewi Rukoiyah
Dewi Sofiyah

20. Raden Said (Sunan Muria) Bin Raden Sahid (Sunan Kalijogo) menikah dengan Dewi Sujinah Binti Usman Haji (Sunan Ngudung) Bin Raja Pandhito Bin Sayyid Ibrahim Bin Sayyid Jumadil Kubro mempunyai seorang putra bernama : Pangeran Santri (Sunan Kadilangu).

21. Raden Amir Haji atau disebut Sayyid Ja’far Sodiq (Sunan Kudus) Bin Usman Haji (sunan Ngudung) Bin Raja Pandhito Bin Sayyid Ibrahim Bin Sayyid Jumadil Kubro menikah dengan Dewi Rukhila Binti Sayyid Maqdum Ibrahim (Sunan Bonang) Bin Sunan Ampel Bin Sayyid Ibrahim Bin Sayyid Jumadil Kubro mempunyai seorang anak bernama : Raden Amir Khasan.

22. Raden Sahur Tumenggung Wilatikta (Tuban) menikah dengan Dewi Nawang Arum Binti Ki Ageng Tarup mempunyai 2 orang anak :

Dewi Sari (Istri Sunan Ngudung)
Raden Sahid (Sunan Kalijogo)

23. Raden Jakender (Sunan Malaka) Madura menikah dengan Dewi Nawang Sari Binti Ki Ageng Tarup mempunyai 2 orang anak :

Dewi Hisah (Istri Sunan Gunung Jati)
Dewi Hiroh (Istri Sunan Bonang)

24. Prabu Kertawijaya (Brawijaya I) mempunyai istri banyak dan anaknya juga banyak sekali, namun yang terkenal dari istri Chempa mempunyai 3 orang anak :

Prabu Hadi (Istri Adipati Doyoningrat)
Lembu Peteng Madura
Raden Kukur

Dari istri Ponorogo mempunyai anak :

Betoro Katong (Ponorogo)
Ariyodamar (Adipati Palembang)

Dari istri Chempo yang lain mempunyai anak bernama : Raden Husen (Raden Patah) yang mendirikan kerajaan Islam Demak.

Dari istri dari Bakilen mempunyai anak bernama : Jaran Panoleh di Sampang Madura

Wallohua'lam Bisshowab

Jika ada kekurangan mohon beri kami masukkan.

Sumber : Kompasiana.com

Thursday, May 24, 2018

Silsilah Dan Garis Keturunan Sunan Bonang (Maulana Makdum Ibrahim)

Sunan Bonang dilahirkan pada tahun 1465, dengan nama Raden Maulana Makdum Ibrahim. Beliau adalah putra Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila.

Kuwaluhan.com

Bonang adalah sebuah desa di kabupaten Rembang. Nama Sunan Bonang diduga adalah Bong Ang sesuai nama marga Bong seperti nama ayahnya Bong Swi Hoo alias Sunan Ampel.

Sunan Bonang wafat pada tahun 1525 M, dan saat ini makam aslinya berada di kota Tuban. Lokasi makam Sunan Bonang ada dua karena konon, saat dia meninggal, kabar wafatnya dia sampai pada seorang muridnya yang berasal dari Madura.

Sang murid sangat mengagumi dia sampai ingin membawa jenazah dia ke Madura. Namun, murid tersebut tak dapat membawanya dan hanya dapat membawa kain kafan dan pakaian-pakaian dia.

Saat melewati Tuban, ada seorang murid Sunan Bonang yang berasal dari Tuban yang mendengar ada murid dari Madura yang membawa jenazah Sunan Bonang. Mereka memperebutkannya.

Dalam Serat Darmo Gandhul, Sunan Bonang disebut Sayyid Kramat merupakan seorang Arab keturunan Nabi Muhammad.

SILSILAH KETURUNAN SUNAN BONANG

Silsilah yang menghubungkan Sunan Bonang dan Nabi Muhammad:


  • Sunan Bonang (Makdum Ibrahim) bin
  • Sunan Ampel (Raden Rahmat) 
  • Sayyid Ahmad Rahmatillah bin
  • Maulana Malik Ibrahim bin
  • Syekh Jumadil Qubro (Jamaluddin Akbar Khan) bin
  • Ahmad Jalaludin Khan bin
  • Abdullah Khan bin
  • Abdul Malik Al-Muhajir (dari Nasrabad,India) bin
  • Alawi Ammil Faqih (dari Hadramaut) bin
  • Muhammad Sohib Mirbath (dari Hadramaut) bin
  • Ali Kholi' Qosam bin
  • Alawi Ats-Tsani bin
  • Muhammad Sohibus Saumi'ah bin
  • Alawi Awwal bin
  • Ubaidullah bin
  • Muhammad Syahril
  • Ali Zainal 'Abidin bin
  • Hussain bin
  • Ali bin Abi Thalib (dari Fatimah az-Zahra binti Muhammad SAW)


KETURUNAN SUNAN BONANG

Sunan Bonang (Raden Mahdum Ibrohim)  menikah dengan Dewi Hirah putrinya Raden Jakandar memiliki satu orang putri bernama Dewi Ruhil, dan mempunyai 2 orang putra namun belum jelas nama ibunya yaitu :

  • Dewi Ruhil 
  • Jayeng Katon 
  • Jayeng Rono

Wallohua'lam Bisshowab

Itulah Silsilah dan Keturunan Sunan Bonang, jika ada kekurangan mohon beri kami masukkan. 

Inilah Silsilah dan Garis Keturunan Sunan Drajat (Raden Qosim)

Sunan Drajat bernama kecil Raden Syari­fuddin atau Raden Qosim putra Sunan Ampel yang terkenal cerdas. Setelah pelajaran Islam dikuasai, ia me­ngambil tempat di Desa Drajat wilayah Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan sebagai pusat kegiatan dakwahnya sekitar abad XV dan XVI Masehi. Ia memegang kendali keprajaan di wilayah perdikan Drajat sebagai otonom kerajaan Demak selama 36 tahun.

Kuwaluhan.com

Beliau sebagai Wali penyebar Islam yang terkenal berjiwa sosial, sangat memperha­tikan nasib kaum fakir miskin. Ia terle­bih dahulu mengusahakan kesejahteraan sosial baru memberikan pemahaman tentang ajaran Islam. Motivasi lebih ditekankan pada etos kerja keras, kedermawanan untuk mengentas kemiskinan dan menciptakan kemakmuran.

Usaha ke arah itu menjadi lebih mudah karena Sunan Drajat memperoleh kewenangan untuk mengatur wilayahnya yang mempu­nyai otonomi.

Sebagai penghargaan atas keberha­silannya menyebarkan agama Islam dan usahanya menanggulangi kemiskinan dengan menciptakan kehidupan yang makmur bagi warganya, ia memperoleh gelar Sunan Mayang Madu dari Raden Patah SultanDemak pada tahun saka 1442 atau 1520 Masehi.

SILSILAH SUNAN DRAJAT

Sunan Drajat mempunyai silsilah sebagai keturunan Nabi Muhammad saw dari garis keturunan

Fatimah az-Zahra dan Ali bin Abi Thalib
» Imam Husain
» Ali Zainal Abadin
» Muhammad al-Baqir
» Ja'far ash-Shadiq
» Ali al-Uraidhi
» Muhammad al-Naqib
» Isa ar-Rumi
» Ahmad al-Muhajir
» Ubaidullah
» Alwi Awwal
» Muhammad Sahibus Saumiah
» Alwi ats-Tsani
» Ali Khali' Qasam
» Muhammad Shahib Mirbath
» Alwi Ammi al-Faqih
» Abdul Malik Azmatkhan
» Abdullah Khan
» Ahmad Syah Jalal
» Jamaludin Akbar al-Husaini atau Syekh Jumadil Qubro
» Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik
» Raden Rahmat atau Sayyid Ahmad Rahmatillah atau Sunan Ampel dan Dewi Condrowati , yang kemudian lahir Raden Qasim atau Sunan Drajat .

KETURUNAN SUNAN DRAJAT

Naskah Badu Wanar dan Naskah Drajatmengkisahkan bahwa dari istri pertama yaitu Dewi Sufiyah mendapat keturunan tiga anak, Yaitu :

  • Pangeran Rekyana atau Pangeran Tranggana.
  • Pangeran Sandi.
  • Dewi Wuryan.

Itulah Garis Keturunan Sunan Drajat, jika ada kekurangan mohon beri kami masukkan.