Resahkan Warga, Pria Ini Diringkus Satpol-PP Karena Sering Ciumi Anak Kecil

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di sekitar minimarket Gisiksari Kelurahan Sadeng, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, diamankan oleh Satpol PP dan pihak terkait. 

Pasalnya pria ODGJ tersebut terhitung sangat meresahkan masyarakat. 

Dia berulah dengan menciumi anak kecil yang lewat di daerah tersebut. 


"Ada beberapa anak kecil yang dicium oleh ODGJ itu jadi saya amankan dulu sebelum dibawa satpol PP bada magrib tadi," ujar Pokdarkamtibmas Polrestabes Semarang, Kusnanto saat dihubungi wartawan, Jumat (4/11/2020).


Menurutnya, ODGJ yang berusia sekira 35 hingga 40 tahun itu sudah berkeliaran di tempat tersebut mulai Kamis (3/12/2020) malam. 


ODGJ mulai berulah dengan mengganggu anak kecil dengan menciuminya. 


Detail korban yang dia terima lebih dari dua anak kecil yang mendapat perlakuan tak patut tersebut. 


Penampilan ODGJ yang masih seperti orang pada umumnya tentu bagi anak kecil tidak terlalu mencurigakan. 


Lantaran ODGJ mengenakan pakaian lengkap berupa jaket hitam, celana merah maron  dan memakai sendal. 


"Ada orang tua anak yang tahu bahwa anaknya dicium lantas marah hendak menghajar ODGJ tersebut namun saya cegah," bebernya. 


Tak hanya menciumi anak kecil, lanjut Kusnanto, ODGJ tersebut melakukan tindakan meresahkan lainnya di antaranya merusak warung. 


Namun kerusakan warung tidak terlalu parah lantaran dihalau pemiliknya. 


Kemudian ODGJ itu selalu mengganggu pembeli minimarket terutama yang membawa makanan. 


ODGJ yang tak tahu identitasnya itu juga buang air besar (BAB) sembarangan di area tersebut. 


"Serangkaian aksi ODGJ bikin warga geram, maka saya amankan dahulu agar segera diambil Satpol PP untuk menghindari amukan massa," jelasnya. 


Sumber : tribunjatim.com

Belum ada Komentar untuk "Resahkan Warga, Pria Ini Diringkus Satpol-PP Karena Sering Ciumi Anak Kecil"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel