KEDIRI JATIM - Penampakan buaya dipinggir sungai brantas, membuat BPBD Kota Kediri melakukan penyisiran disepanjang aliran sungai Brantas Kota Kediri. Penyisiran tersebut, berfungsi untuk melacak keberadaan buaya tersebut. penampakan buaya yang ada di sungai Brantas memang ada populasinya. 


Sekitar 5 ekor buaya yang berada di aliran sungai Brantas yang ada diwilayah Kota Kediri. Penampakan buaya di aliran sungai Brantas tersebut, memang kerap terjadi, karena untuk mencari makanan. 

ADI Sutrisno, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kediri berpesan pada masyarakat, agar berhati-hati  saat berada di pinggir sungai brantas, karena buaya tersebut sering berada di pinggir sungai.

Sementara itu, mitigasi yang dilakukan BPBD Kota Kediri untuk mendeteksi keberadaan buaya, BPBD juga mengantisiasi menjelang pergantian musim, dari musim kemarau ke musim penghujan. BPBD Kota Kediri, melakukan mitigasi sungai Brantas, sebagai bentuk antisipasi banjir saat memasuki musim penghujan nanti. 

BPBD Kota Kediri, melakukan mitigasi dengan menggunakan perahu karet, dengan melakukan pengecekan tanggul dan kedalam dasar air.

Hasil dari mitigasi yang dilakukan BPBD, untuk posisi tanggul masih aman dan tidak akan jebol saat diterjang air deras. Kemudian, untuk kedalaman sungai masih bervariasi, berkisar 1 hingga 10 meter. Titik kedalaman 1 meter, berada di sekitar dermaga. 

Namun, titik tersebut tidak membahayakan, jika air mengalir deras jika terjadi hujan.

Sumber : andikafm.com

Viral Kemunculan Buaya Putih di Kediri, BPBD Kota Kediri Lakukan Pencarian

KEDIRI JATIM - Penampakan buaya dipinggir sungai brantas, membuat BPBD Kota Kediri melakukan penyisiran disepanjang aliran sungai Brantas Kota Kediri. Penyisiran tersebut, berfungsi untuk melacak keberadaan buaya tersebut. penampakan buaya yang ada di sungai Brantas memang ada populasinya. 


Sekitar 5 ekor buaya yang berada di aliran sungai Brantas yang ada diwilayah Kota Kediri. Penampakan buaya di aliran sungai Brantas tersebut, memang kerap terjadi, karena untuk mencari makanan. 

ADI Sutrisno, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kediri berpesan pada masyarakat, agar berhati-hati  saat berada di pinggir sungai brantas, karena buaya tersebut sering berada di pinggir sungai.

Sementara itu, mitigasi yang dilakukan BPBD Kota Kediri untuk mendeteksi keberadaan buaya, BPBD juga mengantisiasi menjelang pergantian musim, dari musim kemarau ke musim penghujan. BPBD Kota Kediri, melakukan mitigasi sungai Brantas, sebagai bentuk antisipasi banjir saat memasuki musim penghujan nanti. 

BPBD Kota Kediri, melakukan mitigasi dengan menggunakan perahu karet, dengan melakukan pengecekan tanggul dan kedalam dasar air.

Hasil dari mitigasi yang dilakukan BPBD, untuk posisi tanggul masih aman dan tidak akan jebol saat diterjang air deras. Kemudian, untuk kedalaman sungai masih bervariasi, berkisar 1 hingga 10 meter. Titik kedalaman 1 meter, berada di sekitar dermaga. 

Namun, titik tersebut tidak membahayakan, jika air mengalir deras jika terjadi hujan.

Sumber : andikafm.com