JOMBANG JATIM - Suami tusuk istri lalu mencoba bunuh diri terjadi di Jombang. Pelaku, Sutriman (47) tiba-tiba menusuk perut Sugiati (45), istrinya menggunakan pisau dapur. Warga Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang lantas mencoba mengakhiri hidupnya. Pelaku disebut-sebut gemar menuntut ilmu kanuragan.

Kapolsek Kesamben Iptu Slamet Hariyana mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan keluarga korban dan Kepala Dusun Kandangsapi, Desa Kedungbetik terkait insiden di rumah pasutri tersebut.

Berdasarkan keterangan para saksi, lanjut Slamet, tidak ada pertengkaran antara pasangan suami istri tersebut sebelum penusukan terjadi.

"Istrinya sedang melihat TV, suaminya tampak gelisah sendiri," kata Slamet saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (13/9/2020).

Sejurus kemudian, Sutriman mendadak kalap. Dia menusuk istrinya menggunakan pisau dapur kemarin sekitar pukul 12.30 WIB. Akibatnya, korban menderita dua luka tusuk di perut, serta luka gores di jari kelingking.

Pelaku lantas mencoba mengakhiri hidupnya dengan menusukkan pisau dapur yang sama ke perutnya. Seketika Sutriman tidak sadarkan diri dengan kondisi pisau dapur masih menancap di perutnya.

"Ternyata suaminya pendekar, dia suka mencari ilmu kanuragan. Informasi dari Kepala Dusun dan keluarganya, sepertinya dia kebanyakan ilmu, mengalami gangguan kejiwaan," terang Slamet.

Namun, informasi tersebut masih menjadi dugaan awal terkait motif suami tusuk istrinya sendiri. Polisi akan memeriksa pelaku dan korban setelah kondisi mereka membaik untuk menguak penyebab penganiayaan tersebut.

Pasangan suami istri itu masih dirawat intensif di RSUD Jombang. "Kami belum bisa menginterogasi korban maupun pelaku karena kondisinya masih lemah," tandas Slamet.

Sumber : detik.com

Suami Tusuk Istri Sendiri Lalu Coba Bunuh Diri di Jombang

JOMBANG JATIM - Suami tusuk istri lalu mencoba bunuh diri terjadi di Jombang. Pelaku, Sutriman (47) tiba-tiba menusuk perut Sugiati (45), istrinya menggunakan pisau dapur. Warga Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang lantas mencoba mengakhiri hidupnya. Pelaku disebut-sebut gemar menuntut ilmu kanuragan.

Kapolsek Kesamben Iptu Slamet Hariyana mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan keluarga korban dan Kepala Dusun Kandangsapi, Desa Kedungbetik terkait insiden di rumah pasutri tersebut.

Berdasarkan keterangan para saksi, lanjut Slamet, tidak ada pertengkaran antara pasangan suami istri tersebut sebelum penusukan terjadi.

"Istrinya sedang melihat TV, suaminya tampak gelisah sendiri," kata Slamet saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (13/9/2020).

Sejurus kemudian, Sutriman mendadak kalap. Dia menusuk istrinya menggunakan pisau dapur kemarin sekitar pukul 12.30 WIB. Akibatnya, korban menderita dua luka tusuk di perut, serta luka gores di jari kelingking.

Pelaku lantas mencoba mengakhiri hidupnya dengan menusukkan pisau dapur yang sama ke perutnya. Seketika Sutriman tidak sadarkan diri dengan kondisi pisau dapur masih menancap di perutnya.

"Ternyata suaminya pendekar, dia suka mencari ilmu kanuragan. Informasi dari Kepala Dusun dan keluarganya, sepertinya dia kebanyakan ilmu, mengalami gangguan kejiwaan," terang Slamet.

Namun, informasi tersebut masih menjadi dugaan awal terkait motif suami tusuk istrinya sendiri. Polisi akan memeriksa pelaku dan korban setelah kondisi mereka membaik untuk menguak penyebab penganiayaan tersebut.

Pasangan suami istri itu masih dirawat intensif di RSUD Jombang. "Kami belum bisa menginterogasi korban maupun pelaku karena kondisinya masih lemah," tandas Slamet.

Sumber : detik.com