MADIUN JATIM - Aksi perusakan tugu pesilat kembali terjadi di Kota Madiun. Kali ini giliran tugu Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang dirusak.

"Info yang saya dapat, pertama kejadian di Tawangrejo itu kemarin, Jumat (18/9) dini hari. Kini info yang saya terima dari anggota di wilayah Kecamatan Taman Jalan Rawa Bhakti dan Jalan Trunojoyo," ujar Kepala Satpol PP Kota Madiun, Sunardi saat dihubungi wartawan, Sabtu (19/9/2020).

Menurut Sunardi, perusakan tugu di Jalan Rawa Bhakti dan Jalan Trunojoyo terjadi pada dini hari tadi. Yang dirusak merupakan tugu perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Saat ini, Kesbangpol bersama Polresta Madiun masih melakukan upaya pengusutan.

"Ini sudah ditangani Kesbangpol dan Polresta. Jadi detailnya silahkan ke mereka ya. Infonya yang tadi malam itu yang dirusak logo PSHT," tambahnya.

Camat Manguharjo, Teguh Suharyanto menambahkan, aksi perusakan yang terjadi diduga pelemparan tugu PSHT. Namun pelemparan tersebut bukan menggunakan batu. Melainkan dengan cat warna.

"Infonya di Gang Bulusekar itu pelemparan cat ke tugu PSHT," tambahnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pihak kepolisian yang memberikan keterangan mengenai insiden perusakan tersebut. Kapolresta Madiun AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, Kapolsek Kartoharjo AKP Lilik Sulastri dan Kapolsek Manguharjo AKP Mujo Prajoko belum bisa dikonfirmasi.

Sebelumnya diberitakan, ada aksi pelemparan batu di pintu masuk Kelurahan Tawangrejo, Jumat (18/9) dini hari. Tugu Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) rusak. Aksi pelemparan batu juga mengenai atap rumah warga dan sebuah warung tenda angkringan.

Sumber : detik.com

Perusakan Tugu Pesilat Terjadi Kembali Di Madiun

MADIUN JATIM - Aksi perusakan tugu pesilat kembali terjadi di Kota Madiun. Kali ini giliran tugu Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang dirusak.

"Info yang saya dapat, pertama kejadian di Tawangrejo itu kemarin, Jumat (18/9) dini hari. Kini info yang saya terima dari anggota di wilayah Kecamatan Taman Jalan Rawa Bhakti dan Jalan Trunojoyo," ujar Kepala Satpol PP Kota Madiun, Sunardi saat dihubungi wartawan, Sabtu (19/9/2020).

Menurut Sunardi, perusakan tugu di Jalan Rawa Bhakti dan Jalan Trunojoyo terjadi pada dini hari tadi. Yang dirusak merupakan tugu perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Saat ini, Kesbangpol bersama Polresta Madiun masih melakukan upaya pengusutan.

"Ini sudah ditangani Kesbangpol dan Polresta. Jadi detailnya silahkan ke mereka ya. Infonya yang tadi malam itu yang dirusak logo PSHT," tambahnya.

Camat Manguharjo, Teguh Suharyanto menambahkan, aksi perusakan yang terjadi diduga pelemparan tugu PSHT. Namun pelemparan tersebut bukan menggunakan batu. Melainkan dengan cat warna.

"Infonya di Gang Bulusekar itu pelemparan cat ke tugu PSHT," tambahnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pihak kepolisian yang memberikan keterangan mengenai insiden perusakan tersebut. Kapolresta Madiun AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, Kapolsek Kartoharjo AKP Lilik Sulastri dan Kapolsek Manguharjo AKP Mujo Prajoko belum bisa dikonfirmasi.

Sebelumnya diberitakan, ada aksi pelemparan batu di pintu masuk Kelurahan Tawangrejo, Jumat (18/9) dini hari. Tugu Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) rusak. Aksi pelemparan batu juga mengenai atap rumah warga dan sebuah warung tenda angkringan.

Sumber : detik.com