BREBES JATENG - Kepala Inspektorat Brebes, Jawa Tengah, Sri Teguh Pambudi, meninggal dunia, Jumat (18/9/2020). Dia menghembuskan nafas terakhir setelah menjalani perawatan di RSUD Brebes sebagai pasien COVID-19.

Keterangan Kepala Dinas Kesehatan Brebes, dr Sartono mengatakan bahwa Sri Teguh Pambudi meninggal pada Jumat dinihari pukul 00.00 WIB. "Tadi malam (Jumat dinihari) Kepala Inspektorat Brebes meninggal di RSUD," kata Sartono kepada wartawan.

Sri Teguh Pambudi, kata Sartono, sudah mengeluhkan sakit sejak beberapa minggu sebelumnya. Terakhir masuk kerja pada Rabu pekan lalu karena kondisinya makin memburuk.

"Minggu malam, dia dirujuk ke RSUD Brebes dan diperiksa swab pada Senin pagi. Hasilnya diketahui pada Senin dan dinyatakan positif (COVID-19)," ungkapnya.

Lima hari menjalani perawatan, Sri Teguh Pambudi meninggal dunia. Dia diketahui memiliki penyakit penyerta yaitu jantung dan hipertensi. "Jadi pasien ini (Sri Teguh Pambudi) memiliki komorbit atau penyakit penyerta jantung dan darah tinggi," sambung dia.

Jenazah pasien langsung dimakamkan Jumat pagi pukul 06.00 tadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Birahi, Brebes. Proses pemakaman menggunakan standar COVID-19.

Sartono menambahkan, hasil tracing terhadap kontak erat, diketahui satu orang karyawan Inspektorat reaktif rapid swab test. Sementara kontak dari pihak keluarga hasilnya semua negatif termasuk anak dan istri pasien.

Sumber : detik.com

Kepala Inspektorat Brebes Meninggal Karena Covid-19

BREBES JATENG - Kepala Inspektorat Brebes, Jawa Tengah, Sri Teguh Pambudi, meninggal dunia, Jumat (18/9/2020). Dia menghembuskan nafas terakhir setelah menjalani perawatan di RSUD Brebes sebagai pasien COVID-19.

Keterangan Kepala Dinas Kesehatan Brebes, dr Sartono mengatakan bahwa Sri Teguh Pambudi meninggal pada Jumat dinihari pukul 00.00 WIB. "Tadi malam (Jumat dinihari) Kepala Inspektorat Brebes meninggal di RSUD," kata Sartono kepada wartawan.

Sri Teguh Pambudi, kata Sartono, sudah mengeluhkan sakit sejak beberapa minggu sebelumnya. Terakhir masuk kerja pada Rabu pekan lalu karena kondisinya makin memburuk.

"Minggu malam, dia dirujuk ke RSUD Brebes dan diperiksa swab pada Senin pagi. Hasilnya diketahui pada Senin dan dinyatakan positif (COVID-19)," ungkapnya.

Lima hari menjalani perawatan, Sri Teguh Pambudi meninggal dunia. Dia diketahui memiliki penyakit penyerta yaitu jantung dan hipertensi. "Jadi pasien ini (Sri Teguh Pambudi) memiliki komorbit atau penyakit penyerta jantung dan darah tinggi," sambung dia.

Jenazah pasien langsung dimakamkan Jumat pagi pukul 06.00 tadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Birahi, Brebes. Proses pemakaman menggunakan standar COVID-19.

Sartono menambahkan, hasil tracing terhadap kontak erat, diketahui satu orang karyawan Inspektorat reaktif rapid swab test. Sementara kontak dari pihak keluarga hasilnya semua negatif termasuk anak dan istri pasien.

Sumber : detik.com