Pencarian wisatawan yang hilang terseret ombak di Pantai Goa Cemara, Bantul kembali membuahkan hasil. Dua korban ditemukan dalam kondisi tewas.
Kasubsi Operasi Kantor Basarnas Yogyakarta Asnawi Suroso menjelaskan, salah satu korban tersebut ditemukan pukul 09.45 WIB. Penemuan berawal dari penyisiran yang dilakukan oleh search and rescue unit (SRU) 5 dari Pantai Congot hingga Pantai Goa Cemara dengan menggunakan perahu jukung.

"Salah satu korban laka laut Pantai Goa Cemara diketemukan di lokasi perairan Galur, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo. Lokasi penemuan sekitar 8 kilometer arah barat dari LKP (Last Known Position)," kata Asnawi melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Sabtu (8/8/2020).

Menyoal identitas korban, Asnawi menyebut hasil dari identifikasi Tim DVI Polda DIY telah keluar. Adapun untuk korban yang ditemukan di perairan Galur adalah Joko Widodo (38), warga Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman.

Selanjutnya, kata Asnawi, pada pukul 11.15 WIB, tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi korban lainnya. Korban ditemukan di lokasi Pantai Indocor, Kecamatan Srandakan, tepatnya sekitar 2 kilometer ke arah barat dari LKP Pantai Goa Cemara.

"Setelah itu pada pukul 11.15 WIB SRU VI mendapat informasi dari pemancing bahwa korban terlihat di seputar Pantai Indocor," katanya.

Mendapati informasi tersebut, tim SAR gabungan langsung menuju lokasi yang dimaksud.

Selanjutnya korban dievakuasi menuju posko operasi SAR dan berlanjut dievakuasi menggunakan ambulans menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi oleh DVI Polda DIY," imbuh Asnawi.

Dari hasil identifikasi oleh Tim DVI Polda DIY, korban tersebut bernama Muhammad Zidane Abdori (8), warga Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman.

Dia menambahkan, dengan temuan tersebut saat ini sudah ada 4 dari 5 orang korban yang berhasil dievakuasi. Sehingga korban yang belum ditemukan tinggal satu orang yakni Ahmad Chairul Fatah.

Sumber : detik.com

Pantai Goa Cemara. 2 orang korban di temukan dalam kondisi tewas.

Pencarian wisatawan yang hilang terseret ombak di Pantai Goa Cemara, Bantul kembali membuahkan hasil. Dua korban ditemukan dalam kondisi tewas.
Kasubsi Operasi Kantor Basarnas Yogyakarta Asnawi Suroso menjelaskan, salah satu korban tersebut ditemukan pukul 09.45 WIB. Penemuan berawal dari penyisiran yang dilakukan oleh search and rescue unit (SRU) 5 dari Pantai Congot hingga Pantai Goa Cemara dengan menggunakan perahu jukung.

"Salah satu korban laka laut Pantai Goa Cemara diketemukan di lokasi perairan Galur, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo. Lokasi penemuan sekitar 8 kilometer arah barat dari LKP (Last Known Position)," kata Asnawi melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Sabtu (8/8/2020).

Menyoal identitas korban, Asnawi menyebut hasil dari identifikasi Tim DVI Polda DIY telah keluar. Adapun untuk korban yang ditemukan di perairan Galur adalah Joko Widodo (38), warga Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman.

Selanjutnya, kata Asnawi, pada pukul 11.15 WIB, tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi korban lainnya. Korban ditemukan di lokasi Pantai Indocor, Kecamatan Srandakan, tepatnya sekitar 2 kilometer ke arah barat dari LKP Pantai Goa Cemara.

"Setelah itu pada pukul 11.15 WIB SRU VI mendapat informasi dari pemancing bahwa korban terlihat di seputar Pantai Indocor," katanya.

Mendapati informasi tersebut, tim SAR gabungan langsung menuju lokasi yang dimaksud.

Selanjutnya korban dievakuasi menuju posko operasi SAR dan berlanjut dievakuasi menggunakan ambulans menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi oleh DVI Polda DIY," imbuh Asnawi.

Dari hasil identifikasi oleh Tim DVI Polda DIY, korban tersebut bernama Muhammad Zidane Abdori (8), warga Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman.

Dia menambahkan, dengan temuan tersebut saat ini sudah ada 4 dari 5 orang korban yang berhasil dievakuasi. Sehingga korban yang belum ditemukan tinggal satu orang yakni Ahmad Chairul Fatah.

Sumber : detik.com