PONOROGO JATIM– Seorang pria tua berumur 55 tahun meninggal mendadak di area persawaan di Kelurahan Jingglong Ponorogo. Korban bernama Mulyadi, yangnberalawat di Kelurahan tersebut. Menurut Kanit Reskrim Polsek Ponorogo Iptu Rosyid Effendy, korban meninggal saat memanen padi di salah satu sawah warga.

“Iya memang tadi pagi ada warga Kelurahan Jingglong yang meninggal mendadak,” kata Rosyid saat dihubungi, Senin (13/7/2020).

Rosyid menceritakan kronologis kematian korban, awalnya pada pukul 06.00 korban bersama 5 temannya bekerja memanen padi di area persawaan Kelurahan setempat. Sekitar pukul 07.00 korban memutuskan untuk istirahat bersama-sama dengan teman temannya, duduk di pinggir sawah.

Korban bilang ke salah satu temannya, bahwa dia merasa tidak enak badan. Dadanya terasa sesak, dan korban berusaha memijit dadanya sendiri sebelah kiri.

“Kemudian korban merebahkan diri dan pingsan. Melihat itu teman-temannya berusaha berusaha membangunkan, namun korban sudah meninggal,” katanya.

Mendapatkan laporan ada yang meninggal, petugas Polsek Kota bersama tim kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap korban. Hasil visum luar didapati bahwa diduga korban meninggal karena mengalami sakit jantung.

Dan dari informasi keluarga, memang korban mempunyai riwayat sakit jantung.

“Karena saat ini dimasa pandemi, tadi pemeriksaan dan pemandian jenazah korban tadi dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya.

Sumber : beritajatim.com

Saat Memanen Padi, Pria Di Ponorogo Meninggal Mendadak

PONOROGO JATIM– Seorang pria tua berumur 55 tahun meninggal mendadak di area persawaan di Kelurahan Jingglong Ponorogo. Korban bernama Mulyadi, yangnberalawat di Kelurahan tersebut. Menurut Kanit Reskrim Polsek Ponorogo Iptu Rosyid Effendy, korban meninggal saat memanen padi di salah satu sawah warga.

“Iya memang tadi pagi ada warga Kelurahan Jingglong yang meninggal mendadak,” kata Rosyid saat dihubungi, Senin (13/7/2020).

Rosyid menceritakan kronologis kematian korban, awalnya pada pukul 06.00 korban bersama 5 temannya bekerja memanen padi di area persawaan Kelurahan setempat. Sekitar pukul 07.00 korban memutuskan untuk istirahat bersama-sama dengan teman temannya, duduk di pinggir sawah.

Korban bilang ke salah satu temannya, bahwa dia merasa tidak enak badan. Dadanya terasa sesak, dan korban berusaha memijit dadanya sendiri sebelah kiri.

“Kemudian korban merebahkan diri dan pingsan. Melihat itu teman-temannya berusaha berusaha membangunkan, namun korban sudah meninggal,” katanya.

Mendapatkan laporan ada yang meninggal, petugas Polsek Kota bersama tim kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap korban. Hasil visum luar didapati bahwa diduga korban meninggal karena mengalami sakit jantung.

Dan dari informasi keluarga, memang korban mempunyai riwayat sakit jantung.

“Karena saat ini dimasa pandemi, tadi pemeriksaan dan pemandian jenazah korban tadi dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya.

Sumber : beritajatim.com