DEMAK JATENG - Seorang pasien tewas usai lompat dari ruang perawatan di lantai 3 RSUD Sunan Kalijaga, Demak, Jawa Tengah. Pemkab Demak mendapatkan kabar terkait peristiwa itu pada dini hari tadi.

Juru Bicara Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Demak, dr Singgih Setyono membenarkan kejadian tersebut. Singgih mengaku menerima kabar tersebut pada pukul 01.50 WIB dini hari tadi.

"Semalam memang saya dikabari sekitar jam 01.50 WIB. Laporan dari Direktur Rumah Sakit (Sunan Kalijaga), ada sentinel," kata Singgih saat ditanyai wartawan terkait informasi pasien lompat dari lantai 3 RS.

Hal itu disampaikan Singgih kepada wartawan di Ruang COVID Center, Pendopo Kabupaten Demak, Rabu (8/7/2020).

"Sentinel itu istilah meninggal di rumah sakit ya, seperti itu, dan sudah kita perintahkan untuk lapor ke polisi bahwa kejadian itu di luar kendali rumah sakit," sambungnya.

Singgih tak menjelaskan detail soal peristiwa tersebut. Saat ditanya apakah pasien itu terkait virus Corona atau COVID-19, Singgih juga tak memberikan jawaban pasti.

"Sampai saat ini belum tahu kepastiannya, tapi kalau di rumah sakit mestinya PDP (pasien dalam pengawasan)," jawab Singgih.

Dia menyebut pihak rumah sakit sudah memasang teralis di setiap jendela rumah sakit. Diduga pasien tersebut mengalami stres.

"Belum ada penyelidikan, mungkin (pasien) bunuh diri," terang Singgih.

Singgih menyebut peristiwa ini merupakan pertama kalinya terjadi di rumah sakit tersebut.

"Kejadian seperti ini langka, baru kali ini rumah sakit kejadian seperti ini. Kasusnya pas bareng dengan COVID-19," terang pria yang juga menjabat Sekda Kabupaten Demak itu.

Sumber rujukan : m.detik.com

Pasien Di Demak Tewas Usai Lompat Dari Lantai 3 RSUD SK

DEMAK JATENG - Seorang pasien tewas usai lompat dari ruang perawatan di lantai 3 RSUD Sunan Kalijaga, Demak, Jawa Tengah. Pemkab Demak mendapatkan kabar terkait peristiwa itu pada dini hari tadi.

Juru Bicara Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Demak, dr Singgih Setyono membenarkan kejadian tersebut. Singgih mengaku menerima kabar tersebut pada pukul 01.50 WIB dini hari tadi.

"Semalam memang saya dikabari sekitar jam 01.50 WIB. Laporan dari Direktur Rumah Sakit (Sunan Kalijaga), ada sentinel," kata Singgih saat ditanyai wartawan terkait informasi pasien lompat dari lantai 3 RS.

Hal itu disampaikan Singgih kepada wartawan di Ruang COVID Center, Pendopo Kabupaten Demak, Rabu (8/7/2020).

"Sentinel itu istilah meninggal di rumah sakit ya, seperti itu, dan sudah kita perintahkan untuk lapor ke polisi bahwa kejadian itu di luar kendali rumah sakit," sambungnya.

Singgih tak menjelaskan detail soal peristiwa tersebut. Saat ditanya apakah pasien itu terkait virus Corona atau COVID-19, Singgih juga tak memberikan jawaban pasti.

"Sampai saat ini belum tahu kepastiannya, tapi kalau di rumah sakit mestinya PDP (pasien dalam pengawasan)," jawab Singgih.

Dia menyebut pihak rumah sakit sudah memasang teralis di setiap jendela rumah sakit. Diduga pasien tersebut mengalami stres.

"Belum ada penyelidikan, mungkin (pasien) bunuh diri," terang Singgih.

Singgih menyebut peristiwa ini merupakan pertama kalinya terjadi di rumah sakit tersebut.

"Kejadian seperti ini langka, baru kali ini rumah sakit kejadian seperti ini. Kasusnya pas bareng dengan COVID-19," terang pria yang juga menjabat Sekda Kabupaten Demak itu.

Sumber rujukan : m.detik.com

Tidak ada komentar