TULUNGAGUNG JATIM - Satu tenaga medis perempuan berusia 39 tahun asal Kecamatan Karangrejo dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan pengambilan swab. Saat ini total pasien yang dinyatakan positif Corona di Kabupaten Tulungagung sebanyak 23 orang.

Drs. Bambang Triyono Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung saat dikonfirmasi mengatakan, sebelumnya ada 14 tenaga medis di salah satu puskesmas yang menjalani rapid test, hasilnya semua negatif.

Tetapi untuk memastikan kondisi 14 tenaga medis itu, tim gugus tugas melakukan pengambilan swab. Hasilnya satu dinyatakan positif.

Saat ini pasien tersebut menjalani isolasi di rusunawa IAIN Tulungagung.

Keluarga pasien telah menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pemantauan intensif dari tim surveilance.

Meskipun ada tenaga medis yang positif Covid-19, pelayanan puskesmas tidak dihentikan. Petugas dari dinas kesehatan dan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa penanganan telah dilakukan sesuai dengan protokol.

Dari hasil tracing, tim medis yang terpapar Covid-19 itu ada kontak langsung dengan salah satu dokter yang sebelumnya dinyatakan positif setelah mengikuti pelatihan PKHI di Sukolilo Surabaya.

Satu Tenaga Medis Di Tulungagung Positif Corona

TULUNGAGUNG JATIM - Satu tenaga medis perempuan berusia 39 tahun asal Kecamatan Karangrejo dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan pengambilan swab. Saat ini total pasien yang dinyatakan positif Corona di Kabupaten Tulungagung sebanyak 23 orang.

Drs. Bambang Triyono Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung saat dikonfirmasi mengatakan, sebelumnya ada 14 tenaga medis di salah satu puskesmas yang menjalani rapid test, hasilnya semua negatif.

Tetapi untuk memastikan kondisi 14 tenaga medis itu, tim gugus tugas melakukan pengambilan swab. Hasilnya satu dinyatakan positif.

Saat ini pasien tersebut menjalani isolasi di rusunawa IAIN Tulungagung.

Keluarga pasien telah menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pemantauan intensif dari tim surveilance.

Meskipun ada tenaga medis yang positif Covid-19, pelayanan puskesmas tidak dihentikan. Petugas dari dinas kesehatan dan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa penanganan telah dilakukan sesuai dengan protokol.

Dari hasil tracing, tim medis yang terpapar Covid-19 itu ada kontak langsung dengan salah satu dokter yang sebelumnya dinyatakan positif setelah mengikuti pelatihan PKHI di Sukolilo Surabaya.

Tidak ada komentar