LUMAJANG JATIM - Kabar Gembira datang dari Lumajang, sebanyak 21 warga Lumajang dari 45 orang yang terkonfirmasi positif covid-19, dinyatakan sembuh. Hal itu diungkapkan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq pada wartawan di ruang pertemuan panti PKK, Sabtu (30/5/2020).

Kerja keras para medis dan tim gugus tugas diapresiasi orang nomer satu di kaki Gunung Semeru. “Alhamdulillah, 21 warga Lumajang dinyatakan sembuh usai melalui tes SWAB,” kata Cak Thoriq.

Menurut dia, keberhasilan ini berkat dukungan masyarakat Lumajang dalam melaksanakan protokol kesehatan sejak Indonesia dinyatakan darurat covid-19. Para warga diluar kota yang tidak mudik di lebaran dinilai sangat membantu. “Dari 21 pasien positif covid, ada balita usia 3 tahun yang awalnya positif bisa sembuh,” terangnya.

Data sebaran di Kabupaten Lumajang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 379 orang, selesai dipantau 352, dipantau 23 dan meninggal 4. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sebanyak 92 orang, selesai diawasi 52, pengawasan 22 dan meninggal 18.

Sedangkan Warga Lumajang terkonfirmasi positif sejak ditetapkan waspada covid-19, sebanyak 45 orang, sembuh 21, dalam perawatan 20 dan meninggal 4 orang. “Kita juga punya alat TCM atau dikenal Tes Cepat Molekuler, untuk mendeteksi dini pasien covid-19,” ungkap Bupati.

Cak Thoriq berharap masyarakat tetap menggunakan masker, jaga jarak, dirumah saja ,pola hidup bersih dan sehat.

Kabar Baik, 21 Pasien Positif Corona Di Lumajang Sembuh

LUMAJANG JATIM - Kabar Gembira datang dari Lumajang, sebanyak 21 warga Lumajang dari 45 orang yang terkonfirmasi positif covid-19, dinyatakan sembuh. Hal itu diungkapkan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq pada wartawan di ruang pertemuan panti PKK, Sabtu (30/5/2020).

Kerja keras para medis dan tim gugus tugas diapresiasi orang nomer satu di kaki Gunung Semeru. “Alhamdulillah, 21 warga Lumajang dinyatakan sembuh usai melalui tes SWAB,” kata Cak Thoriq.

Menurut dia, keberhasilan ini berkat dukungan masyarakat Lumajang dalam melaksanakan protokol kesehatan sejak Indonesia dinyatakan darurat covid-19. Para warga diluar kota yang tidak mudik di lebaran dinilai sangat membantu. “Dari 21 pasien positif covid, ada balita usia 3 tahun yang awalnya positif bisa sembuh,” terangnya.

Data sebaran di Kabupaten Lumajang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 379 orang, selesai dipantau 352, dipantau 23 dan meninggal 4. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sebanyak 92 orang, selesai diawasi 52, pengawasan 22 dan meninggal 18.

Sedangkan Warga Lumajang terkonfirmasi positif sejak ditetapkan waspada covid-19, sebanyak 45 orang, sembuh 21, dalam perawatan 20 dan meninggal 4 orang. “Kita juga punya alat TCM atau dikenal Tes Cepat Molekuler, untuk mendeteksi dini pasien covid-19,” ungkap Bupati.

Cak Thoriq berharap masyarakat tetap menggunakan masker, jaga jarak, dirumah saja ,pola hidup bersih dan sehat.

Tidak ada komentar