Social Items

TULUNGAGUNG JATIM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung mengumumkan tambahan satu pasien positif virus Corona atau Covid-19,  Minggu (17/5/2020) malam.

Pasien baru ini adalah K, seorang perempuan berusia 58 tahun berasal dari Kecamatan Karangrejo.

K juga karyawan pabrik rokok yang sebelumnya telah dilakukan rapid test massal.

Namun ia tidak ikut rapid test, karena saat itu sudah sakit dan tidak masuk kerja.

K kemudian berobat ke RSUD dr Iskak Tulungagung, dan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) pada 3 Mei 2020.

Wakil Juru Bicara Gugus Tugas, Galih Nusantoro, mengungkapkan, pasien saat ini masih dirawat di RSUD dr Iskak.

"Ia dirawat karena ada keluhan pneumonia," terang Galih Nusantoro di Posko Gugus Tugas, Minggu (17/5/2020) malam.

Dengan tambahan satu pasien ini, mata total ada 33 pasien positif Covid-19 di Tulungagung.

Dari jumlah itu, 12 orang di antaranya sudah sembuh.

Tim kesehatan akan melakukan pelacakan kontak terdekat K.

"Besok kami akan langsung bergerak, untuk memastikan pihak-pihak yang sebelumnya kontak dengan pasien ini," tutur Galih Nusantoro.

Selain itu, Gugus Tugas akan merekomendasikan rapid test ulang kepada seluruh karyawan pabrik rokok tempat K bekerja.

Sedangkan bagi mereka yang sehat bisa langsung bekerja.

Sebab temuan pertama pasien reaktif di pabrik rokok ini pada tanggal 1 Mei 2020.

Jika dihitung sampai saat ini, maka waktunya lebih dari 14 hari masa inkubasi.

Karena itu, jika hasil rapid test negatif, dipastikan karyawan itu bebas dari Covid-19.

"Yang pasti mereka bisa bekerja lagi, tapi dengan menjalankan protokol Covid-19. Seperti mengatur jarak," tegas Galih Nusantoro.

Bertambah, Satu Orang Di Tulungagung Positif Corona

TULUNGAGUNG JATIM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung mengumumkan tambahan satu pasien positif virus Corona atau Covid-19,  Minggu (17/5/2020) malam.

Pasien baru ini adalah K, seorang perempuan berusia 58 tahun berasal dari Kecamatan Karangrejo.

K juga karyawan pabrik rokok yang sebelumnya telah dilakukan rapid test massal.

Namun ia tidak ikut rapid test, karena saat itu sudah sakit dan tidak masuk kerja.

K kemudian berobat ke RSUD dr Iskak Tulungagung, dan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) pada 3 Mei 2020.

Wakil Juru Bicara Gugus Tugas, Galih Nusantoro, mengungkapkan, pasien saat ini masih dirawat di RSUD dr Iskak.

"Ia dirawat karena ada keluhan pneumonia," terang Galih Nusantoro di Posko Gugus Tugas, Minggu (17/5/2020) malam.

Dengan tambahan satu pasien ini, mata total ada 33 pasien positif Covid-19 di Tulungagung.

Dari jumlah itu, 12 orang di antaranya sudah sembuh.

Tim kesehatan akan melakukan pelacakan kontak terdekat K.

"Besok kami akan langsung bergerak, untuk memastikan pihak-pihak yang sebelumnya kontak dengan pasien ini," tutur Galih Nusantoro.

Selain itu, Gugus Tugas akan merekomendasikan rapid test ulang kepada seluruh karyawan pabrik rokok tempat K bekerja.

Sedangkan bagi mereka yang sehat bisa langsung bekerja.

Sebab temuan pertama pasien reaktif di pabrik rokok ini pada tanggal 1 Mei 2020.

Jika dihitung sampai saat ini, maka waktunya lebih dari 14 hari masa inkubasi.

Karena itu, jika hasil rapid test negatif, dipastikan karyawan itu bebas dari Covid-19.

"Yang pasti mereka bisa bekerja lagi, tapi dengan menjalankan protokol Covid-19. Seperti mengatur jarak," tegas Galih Nusantoro.

Tidak ada komentar